Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Anarkisme di Pasar Kliwon Solo, GP Ansor Jateng Desak Polisi Tangkap Para Perusuh

Kota Solo menjadi sentra yang subur berkembangnya kelompok intoleran dan kelompok takfiri.

Anarkisme Laskar Takfiri di Pasar Kliwon Solo, GP Ansor Jateng Desak Polisi Tangkap Para Perusuh

Page Visited: 2881
Read Time:1 Minute, 59 Second

Di Pasar Kliwon Solo Kelompok Laskar Takfiri Serbu Rumah Habib Segaf Al-Jufri, GP Ansor Jateng Desak Polisi Tangkap Para Perusuh

SOLO – Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah mengecam aksi brutal berujung penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang pada acara adat keluarga Midodareni atau kegiatan sebelum acara pernikahan di Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah pada 8 Agustus 2020 kemarin.

“Kami mengecam tindakan brutal dan main hakim sendiri oleh sekelompok orang di Solo,” tegas Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly atau Gus Sholah di Solo, Minggu (9/8/2020).

Ia menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum, mestinya segala persoalan diselesaikan melalui jalur hukum yang ada.

Maka, GP Ansor mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi brutal tersebut demi menjaga kepercayaan publik pada aparat penegak hukum.

“Kami mendesak kepolisian menindak tegas para perusuh itu. Kami juga mendorong aparat menjamin rasa aman pada siapapun warga Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan adat yang tidak melanggar norma yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Buku Propaganda HTI Menyusup ke Sekolah Negeri

Baca juga : Kelompok Laskar di Solo Geruduk Acara “Midodareni”, Hancurkan Mobil dan Keroyok Tuan Rumah

Ketua PC GP Ansor Kota Solo, Arif Sarifudin, menambahkan, pihaknya prihatin dengan aksi anarkisme di Pasar Kliwon Solo.

“Kami mengecam tindakan anarkis ini. Kita mendorong aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelakunya,” katanya.

Ditambahkan Arif, sejauh ini suasana di Kota Solo relatif aman dan normal. Namun pihaknya juga mengimbau pada masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kita jaga Kota Solo agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada 2020,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kelompok Laskar rumah keluarga almarhum Habib Segaf Al-Jufri saat menggelar acara Midodareni (doa di malam sebelum akad nikah). Ratusan massa berkumpul di gang Jl. Cempaka No. 81 Kp. Mertodranan Rt 1/1 Kel/Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta, sambil berteriak-teriak memaksa acara itu dibubarkan.

Baca juga : Foto Gus Sholah Disebar dengan Narasi Hoax oleh Para Kader HTI

Tiga orang dilaporkan menjadi korban penganiayaan kelompok beratribut Islam tersebut. Habib Umar Assegaf (54 thn), Habib Hadi Umar (15 thn) dan Habib Husin Abdullah (57 thn) terpaksa menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita akibat dikeroyok saat melintasi kerumunan massa. Gerombolan tersebut juga dilaporkan merusak sejumlah mobil yang sedang parkir di lokasi kejadian. (qa/ummatina/hsn/5NEWS.CO.ID)

Baca Juga :  Tekad Jokowi Tarik Uang di Luar Negeri 11.000 Triliun Segera Terwujud !

Sumber: https://5news.co.id/berita/2020/08/09/gp-ansor-jateng-desak-polisi-tangkap-para-perusuh-di-solo/

Bagikan ini :