Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

AS Cetak Sejarah Suram dengan 3 Juta Orang Positif Covid-19

AS Cetak Sejarah Suram dengan 3 Juta Orang Positif Covid-19

Page Visited: 1750
Read Time:1 Minute, 30 Second

Amerika Serikat (AS) walaupun dikenal negara maju dan kaya tercatat telah mencetak sejarah suram setelah tiga juta kasus infeksi virus corona baru (Covid-19) dikonfirmasi. Walauipun demikian, Presiden Donald Trump tampaknya meremehkan risiko yang dimunculkan oleh wabah dan mendorong secara agresif agar sekolah-sekolah dibuka kembali.

Wilayah-wilayah di Amerika dilaporkan menjadi hotspot baru virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Beberapa wilayah itu antara lain Texas, Florida, Louisiana dan Arizona. Sebelumnya, New York dan wilayah timur laut Amerika telah menjadi hotspot wabah tersebut.

Baca juga : Mahfud MD Sebut Koruptor Dana Covid-19 Bisa Dihukum Mati

Data yang dikutip dari Johns Hopkins University (JHU) menyebutkan sebanyak 3.009.611 kasus Covid-19 telah dikonfirmasi di AS.

“Pada titik ini, kami telah menguji lebih dari 39 juta orang Amerika,” Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kepada wartawan.

“Di antara mereka, lebih dari tiga juta orang Amerika telah dinyatakan positif dan lebih dari 1,3 juta orang Amerika telah sembuh,” ujarnya, seperti dikutip AFP, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-75 di KBRI Moskow Diikuti Warga Rusia

Baca juga : Di Rembang 32 Lansia Penghuni Panti Positif Covid-19

Sedangkan Trump melalui Twitter meminta siswa-siswa untuk kembali ke sekolah mereka pada musim gugur dan mengecam badan kesehatannya sendiri.

“Di Jerman, Denmark, Norwegia, Swedia dan banyak negara lain, sekolah buka tanpa masalah,” tulis dia.

“Para (politisi) Demokrat berpikir itu akan buruk bagi mereka secara politis jika sekolah-sekolah AS buka sebelum Pemilu November, tetapi penting bagi anak-anak dan keluarga. Dapat memotong dana jika tidak buka!” (Lihat Video: Nekat Tiktokan di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-emak Berurusan dengan Polisi).

Baca juga : Australia Gandeng Muhammadiyah dan NU Atasi Pandemi Covid-19

Dia menambahkan bahwa dia tidak setuju dengan pedoman untuk membuka kembali sekolah yang ditetapkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Trump menyatakan akan bertemu dengan agensi kesehatan tersebut. (qa/ummatina)

Bagikan ini :