Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

AS Murka, Penerapan Kembali Sanksi Iran Tidak Didukung Eropa

AS Murka, Penerapan Kembali Sanksi Iran Tidak Didukung Eropa

Page Visited: 548
Read Time:1 Minute, 22 Second

Eropa Tidak Dukung Penerapan Kembali Sanksi PBB Terhadap Iran, AS Murka

WASHINGTON – Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), mengecam negara-negara Eropa karena gagal mendukung upaya Washington untuk menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran. AS berencana mengembalikan seluruh sanksi PBB terhadap Iran dengan menggunakan mekanisme “snapback” yang ada di kesepakatan nuklir 2015.

Pompeo menyatakan akhir pekan lalu, bahwa sanksi PBB terhadap Iran dipulihkan setelah AS memicu mekanisme snapback selama 30 hari. Menanggapi pengumuman tersebut, Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell mengatakan bahwa Washington tidak bisa semaunya secara sepihak memulihkan sanksi internasional terhadap Teheran.

“Orang Eropa tidak bergabung dengan kami dalam hal ini. Mereka tahu kami benar. Mereka memberi tahu kami secara pribadi bahwa kami tidak ingin penjualan senjata kembali,” kata Pompeo saat melakukann wawancara dengan Fox News, seperti dilansir Sputnik pada Senin (21/9/2020).

“Tapi, mereka tidak angkat tangan. Mereka belum melakukan pekerjaan yang perlu dilakukan. Mereka tidak memiliki pilihan, tidak ada alternatif dari apa yang telah kami lakukan untuk memastikan hal itu tidak terjadi. Saya berharap mereka akan bergabung dengan kami, saya harap mereka berada di tempat yang tepat,” sambungnya.

Baca Juga :  Wow! Iran Kembangkan Jet Tempur Berat Buatan Sendiri

Pompeo juga mengkritik dalam wawancara tersebut, negara-negara Eropa karena tetap menjadi bagian dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), nama resmi dari kesepakatan nuklir Iran. AS memutuskan keluar dari JCPOA pada tahun 2018 lalu.

“Mereka masih terikat dengan kesepakatan nuklir konyol yang telah ditandatangani lima tahun lalu. Saya berharap mereka akan memahami bahwa jika Anda benar-benar ingin memimpin, jika Anda ingin menjadi bagian dari koalisi global untuk mengurangi risiko di Timur Tengah, maka Anda perlu bergabung dengan kami. Kami membutuhkan sanksi ini untuk membatalkan,” tukasnya. (qa)

Bagikan ini :