Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Baku Tembak dengan Polisi, Laskar FPI Ketawa Sebut Polisi Kirdun

Page Visited: 1474
Read Time:1 Minute, 32 Second

Laskar FPI “Menikmati” Baku Tembak dengan Polisi, Komnas HAM: Mereka Ketawa dan Sebut Polisi Kirdun

Jakarta – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyebut para anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang mengawal Habib Rizieq Shihab tertawa saat berhasil mengelabui polisi. Bahkan, disebutkan juga bahwa para laskar menikmati baku tembak dengan kepolisian.

Lebih jauh, Taufan menuturkan, bisa mengetahui bahwa Laskar FPI menikmati hal itu berdasarkan rekaman suara percakapan yang didapatkan. Menurutnya, para laskar juga memiliki sebutan tersendiri untuk polisi.

“Ada suara yang itu kelihatan menikmati pergulatan itu, ketawa-ketawa. Iya di dalam voice note itu mereka ketawa sudah bisa mengakali kirdun-kirdun atau apalah sebutannya,” kata Damanik dalam sebuah diskusi daring, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Sekelumit Tentang Laskar Khusus FPI yang Serang Polisi

Dia memaparkan, setelah mendengar suara tembakan dan rekannya tertembak, terdengar bahwa FPI hendak melakukan serangan balik. Instruksi serangan balik juga terdapat dalam rekaman suara.

Baca Juga :  Syekh Ali Jum’ah: Kini Banyak Penceramah Tak Kompeten Tapi Pengikutnya di Mana - Mana

“Kita punya rekaman suara lebih lengkap, ada kata-kata ketika suara tembakan mengena dan ada suara orang yang menangis karena terkena tembakan, ada kata-kata serangan balik,” urainya.

Dia mengatakan, polisi pengintai rombongan Rizieq sebenarnya telah tertinggal jauh. Akan tetapi, dua mobil pengawal eks pimpinan FPI itu sengaja menunggu polisi guna memprovokasi.

“Keterangannya begitu, memang mereka ingin berhadapan dengan aparat kepolisian. Tetapi ya ada langkah mereka untuk menunggu (polisi),” lanjutnya.

Baca juga: Komnas HAM: Tak Ada Indikasi Pelanggaran HAM Berat atas Tewasnya 6 Laskar FPI

Sebelumnya, Ketua Tim Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM, Choirul Anam menyatakan, sebanyak dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, di antara Jalan Internasional Karawang sampai Km 49 Tol Cikampek.

Sementara, empat orang lainnya yang masih hidup dan dibawa polisi kemudian diduga ditembak mati dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya. (*)

Sumber: Warta Ekonomi

Bagikan ini :