Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Barisan Tokoh Muda NU Turun Gunung Melawan Paham Radikal

Page Visited: 1579
Read Time:2 Minute, 1 Second

Barisan Tokoh Muda NU Turun Gunung Libas Paham Radikal dan Terorisme

Mengutip pernyataan Gus Dur, sebagaimana yang diceritakan oleh Nyai Shuniyya Ruhama, bahwa anak muda NU akan bangkit melawan radikalisme.

Melihat perkembangan dakwah Islam di Indonesia beberapa tahun terakhir, prediksi Gus Dur itu benar-benar menjadi kenyataan. Terbukti, terus bermunculan Kiai Muda Nahdlatul Ulama yang semakin gencar menyuarakan perlawanan terhadap paham radikal dan menebar ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah an-Nahdliyah.

Kita mengenal para Kiai Muda ini dengan sebutan “Barisan Tokoh Muda NU”. Beliau-beliau ini tidak pernah gentar sedikit pun untuk berbicara terang-terangan untuk menangkal paham radikal dan menghadapi kelompok trans-nasional yang menginginkan Indonesia menjadi negara khilafah.

  1. Sayyid Seif Alwi
    Nama lengkap beliau adalah Seif Alwi Iskandar bin Muhammad Misbah bin Muhammad Ali Hasan bin Ahmad bin Muhammad Syarif. Beliau merupakan keturunan Sunan Gunung Jati ke-19. Sayyid Seif Alwi merupakan salah satu Kiai Muda NU yang tegas menyatakan, bahwa tidak ada yang namanya NU garis lurus, NU garis bengkok atau garis-garis yang lain. Bagi beliau, NU adalah NU yang ada di bawah komando Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
  2. Gus Muwaffiq
    Pernah menjabat sebagai asisten pribadi Gus Dur, Kiai asal Sleman, Yogyakarta ini memiliki nama asli Ahmad Muwaffiq. Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini dikenal sebagai Kiai dengan pemahaman sejarah yang sangat mendalam, mulai sejarah peradaban manusia secara umum, sejarah Agama Islam pada masa kenabian, hingga sejarah Nusantara. Begitu pun sejarah agama Islam di Indonesia, mulai awal perkembangan hingga saat ini.
  3. Gus Miftah
    Kiai muda yang memiliki nama lengkap Miftah Maulana Habiburahman, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta ini dikenal sebagai ulama muda yang gencar berdakwah bagi kaum marjinal. Akhir-akhir ini, nama Gus Miftah menjadi topik hangat netizen Indonesia. Hal itu tidak lepas dari peran beliau menuntun Deddy Corbuzier mengucap kalimat syahadat.
  4. Gus Baha’
    Kiai muda Alumni Pondok Pesantren Al-Anwar Karangmangu, Sarang, Rembang di bawah asuhan KH. Maimoen Zubair ini memiliki nama lengkap Ahmad Bahauddin Nursalim. Pemahaman Gus Baha tentang ragam keilmuan di dalam Islam dan ilmu-ilmu al-Quran telah diakui oleh penulis kitab Tafsir Misbah, Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab.
Baca Juga :  Jihad di Medsos, Tangkal Radikalisme di Jawa Tengah

Masih banyak Kiai-kiai muda NU lainnya dan para intelektual muda NU yang turut serta berperan aktif dalam menangkal paham dan gerakan radikal. Misalnya, Gus Nadir, Zuhairi Misrawi, Syafiq Ali, Syafiq Hasyim, Ustadz Malim Mudo, Dafid Fuadi, dan lain-dan lain. Semoga beliau semua diberkahi oleh Allah, sehingga tetap semangat mengawal dan menjaga keutuhan NKRI. (*)

Bagikan ini :