Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bebas Murni, Ini Profil Abu Bakar Baasyir yang Terjerat Terorisme

Bebas Murni, Ini Profil Abu Bakar Baasyir yang Terjerat Terorisme

Page Visited: 1531
Read Time:1 Minute, 30 Second

Bebas Murni dari Lapas Gunung Sindur, Ini Profil Abu Bakar Baasyir yang Terjerat Terorisme

Jakarta – Nama Abu Bakar Baasyir ramai diperbincangkan setelah bebas secara murni setelag menjalani masa kurungan selama 12 tahun di Lapas Gunung Sindur.

Ia bebas pada Jumat, 8 Januari 2021 dan memilih pulang ke Pondok Pesantren Al Mu’min Ngruki, Sukoharjo.

Abu Bakar Bassyir dijatuhui hukuman penjara pada 2011 silam oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena keterlibatannya dalam pendanaan latihan teroris di Aceh dan mendukung terorisme di Indonesia.

Nama lengkap beliau adalah Abu Bakar Baasyir bin Bau Bakar Abud, memiliki keturunan darah Arab.

Ia dikenal dengan panggilan Ustadz Abu atau Abdus Somad. Abu Bakar Baasyir lahir di Jombang, Jawa Timur pada 17 Agustus 1938.

Kini mantan nara pidana kasus terorisme tersebut berusia 82 tahun saat kembali menghirup udara bebas di luar jeruji besi.

Abu Bakar Baasyir juga merupakan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), ia juga merupakan pendiri pondok pesantren Islam Al Mu’min.

Baca Juga :  Anggota Eks HTI Dilarang Ikut Pemilu, Isi Draf Revisi UU Pemilu oleh DPR

Sebagai seorang da’i atau pendakwah, Abu Bakar Baasyir diketahui penganut islam garis keras.

Perjalanan hidup Abu Bakar Baasyir kerap dituding terkait erat dengan jaringan terorisme.

Tahun 1983 Baasyir dan rekan sesama pendiri pondok Al Mu’min, Abdullah Sungkar ditangkap lantaran tudingan ajaran pondok pesantren yang menolak Pancsila.

Kemudian, Baasyir juga disebut-sebut membentuk gerakan islam radikal yang dinamakan Jamaah Islamyah (JI). Organisasi islam ini yang diduga ada hubungan dengan Al-Qaeda.

Perjalanan Baasyir keluar-masuk penjara berlanjut hingga tahun 2002 ketika ia dinyatakan bersalah karena terlibat dalam serangan Bom Bali 2002.

Setelah bebas pada 2006, Abu Bakar Baasyir kembali dijatuhi hukuman penjara karena kasus tindak teroris pada 2011 dengan masa kurungan 15 tahun.

Abu Bakar Baasyir ditempatkan di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Selama menanti masa kurungan berakhir, Abu Bakar Baasyir banyak menulis, taat beribadah dan kooperatif selama menjalani masa hukuman. (*)

Bagikan ini :