Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Belajar dari Khilafah ISIS yang Gagal

Belajar dari Khilafah ISIS yang Gagal Total

Page Visited: 5645
Read Time:1 Minute, 55 Second

Belajar dari Khilafah ISIS yang Gagal Total

Dulu, siapa yang tidak kaget dengan munculnya kekuatan baru pengguncang dunia bernama Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Dunia dikejutkan dengan berbagai aksi dan propaganda yang disebarkan melalui berbagai platform media sosial. Terma khilafah Islamiyah yang dijanjikan, hijrah, jihad, baiat jajnji setia, dan perang akhir zaman gencar ditebar menggugah keyakinan segelintir umat yang mudah terpedaya.

ISIS yang kemudian menjelma menjadi Islamic State (IS) setelah memperluas wilayah di Irak-Suriah adalah kumpulan yang menyebut diri sebagai jihadis yang mengeksploitasi kekacauan dan perpecahan di dalam negeri Irak dan Suriah. Impian al Qaedah dalam menegakkan khilafah namun tidak pernah mendapatkan teritori dijawab dengan oleh kehadiran ISIS yang mendeklarasikan terbentuknya khilafah.

Baca juga : “Cara Menghancurkan NKRI” Menurut Pengakuan Kader PKS

Propaganda khilafah pun berhasil. Berduyun-duyun umat Islam dari berbagai negara yang telah bermimpi mewujudkan khilafah terpedaya. Inilah panggilan suci untuk berhijrah, berjihad dan berbai’at pada amirul mukminin, Abu Bakar al-Baghdadi. Euforia kelompok pendukung khilafah menggema ke seluruh penjuru dunia.

Baca Juga :  Ayik Heriansyah : HTI Catut Umat Islam untuk Serang PDIP

Dari Indonesia sekelompok masyarakat yang sudah lama mengidamkan khilafah turut terpengaruh. Di jalanan Ibu Kota Jakarta masa itu diwarnai dengan muslim latah yang mendukung khilafah. Memang, diam-diam tidak sedikit masyarakat kita yang lama mengidamkan dan memperjuangkan khilafah. Dan bagi mereka ISIS adalah jalan dan seolah takdir Tuhan yang sudah dijanjikan.

Berita WNI hilang, berangkat, dideportase hinga yang sudah sampai ke Suriah menghiasi media. Mereka yang sudah berhasil hijrah menampilkan propaganda kesejahteraan dan kebanggaan untuk bergabung ke negeri khilafah tersebut. Mereka bergembira dengan memilih hidup di negeri khilafah. Mereka dengan penuh bangga membakar passport Indonesia dan dipertontonkan pada dunia.

Baca juga : Anarkisme Laskar Takfiri di Pasar Kliwon Solo, GP Ansor Jateng Desak Polisi Tangkap Para Perusuh

Tibalah waktunya, kehancuran negeri khilafah ISIS satu persatu terjadi. Tepatnya Oktober 2017 ISIS telah dinyatakan runtuh. Negara khilafah idaman umat telah pupus dengan operasi yang dilakukan pasukan gabungan pemerintah Irak dan pasukan pendukung koalisi di Suriah yang disokong kekuatan udara negara Barat. Pejabat Irak, Suriah dan Iran mengumumkan kemenangan dan runtuhnya khilafah ISIS.

Baca Juga :  Asal Muasal Penyebaran Paham Khilafah Di Kampus

Terusir dan terpojok di Timur Tengah, ISIS berencana mengalihkan kekuasaan di Asia Tenggara, tepatnya di Kota Marawi, Filipina. Namun, rencana itu pun pupus. Membangun khilafah di Filipina pun gagal. Melalui pertempuran selama lima bulan Pemerintah Filipina berhasil mematahkan percobaan membangun khilafah ISIS di Asia Tenggara. (qa/ummatina)

Bagikan ini :