Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bentengi-Jiwa-Anak-Bangsa-dengan-Nilai-nilai-Pancasila-Tangkal-Ancaman

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Pancasila, Tangkal Provokasi Radikalisme

Page Visited: 440
Read Time:1 Minute, 31 Second

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Nilai-nilai Pancasila, Tangkal Ancaman Provokasi Radikalisme

Maraknya penyebaran paham radikal yang menyasar anak-anak milenial, menyebabkan kecintaan mereka kepada NKRI makin terkikis, sementara kekerasan dan aksi anarkis kian mudah tersulut oleh panasnya provokasi radikalisme.

Oleh karena itulah perlu adanya usaha terus menerus aktualisasi Pancasila sebagai benteng radikalisme di kalangan milenial, terkhusus di lingkungan Perguruan Tinggi untuk menangkal virus radikalisme agar tidak berkembang menjadi pandemi radikalisme.

Sekarang ini ada perkembangan situasi yang membahayakan keutuhan NKRI dengan maraknya kekerasan dan tindakan anarkis akibat terprovokasi radikalisme. Maka cara yang efektif untuk menangkal ancaman itu perlu ditanamkan ideologi Pancasila di dada anak-anak bangsa. Nilai-nilai luhur Pancasila akan menjadi charger yang memperkuat kecintaan kepada NKRI.

Ketua Badan Pengkajian Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Purn) Slamet Supriadi pernah memberikan solusi terkait cara menangkal wabah virus radikalisme di kalangan anak-nak milenial.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari wabah virus radikalisme, yaitu:

  • Pertama, reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam hidup berbangsa bernegara.
  • Kedua, ketahanan nasional di semua bidang.
  • Ketiga, persatuan dan kesatuan bangsa yang didukung TNI-Polri, serta ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
  • Keempat, pembangunan nasional berwawasan nusantara.
  • Kelima, mewujudkan stabilitas nasional mantap dan dinamis, terkendali dengan tetap mendorong demokrasi.
  • Keenam, revisi semua UU yang bertentangan dengan UUD 1945.
  • Ketujuh, standar moral penyelenggara negara yang bebas KKN.
  • Kedelapan, adanya Early Warning System untuk mitigasi bagi masyarakat.
Baca Juga :  Menag Tegaskan, Pendukung Khilafah Jangan Diterima Jadi ASN

Radikalisme dan terorisme di kalngan anak-anak bangsa kita berawal dari pola pikir. Pancasila harus menjadi benteng utama dalam pola pikir, sikap, dan tindakan sehari-hari.

Kita harus merawat dan memperkuat kecintaan kepada NKRI di kalngan anak-anak milenial. Pemerintah bersama semua komponen masyarakat sudah seharusnya bertanggung jawab untuk mencegah mewabahnya virus radikalisme dengan terus menerus menanmkan nilai-nilai Pancasila di kalangan anak-anak bansa. (qa)

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Nilai-nilai Pancasila, Tangkal Ancaman Provokasi Radikalisme.
Bagikan ini :