Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bahaya Laten Terorisme

Bibit-bibit Radikalisme, Bahaya Laten Terorisme

Page Visited: 999
Read Time:54 Second

Mewaspadai Pertumbuhan Bibit-bibit Radikalisme Sebagai Bahaya Laten Terorisme

Selama ini untuk menyebarkan paham-paham radikal, kelompok teroris bahkan juga kelompok ISIS pernah gencar memanfaatkan media sosial seperti twitter dan Facebook. Sehingga menangkal pertumbuhan bibit-bibit radikalisme di medsos menjadi lebih penting sebelum paham tersebut bermutasi diri menjadi aksi teror.

Selai itu, dari mana mereka mendapatkan pemahaman radikal dan ekstrim? Kita tahu bahwa pemahaman para aktivis radikal dan pelaku teror banyak didapat dari website-website radikal yang pernah marak di jagad maya Indonesia. Alhamdulillah website-website radikal sekarang sudah mulai jauh berkurang dibanding beberapa tahun yang lalu.

Namun demikian bukan berarti bibit-bibit radikalisme sudah habis. Justru mereka tetap ada, terbukti kemarin (13/9/2020) baru saja terjadi aksi terorisme di Lampung yang mana Syekh Ali Jaber menjadi korbannya. Ini bukti bahwa bibit-bibit radiklaisme belum mati dan sewaktu-waktu bisa menjelma menjadi aksi terorisme.

Intinya adalah bahwa masyarakat Indonesia jangan lengah, teruslah waspada terhadap bibit-bibit radikalisme. Bibit-bibit radikalisme bisa tumbuh dan berkembang menjadi lebih ekstrim, yakni aksi terorisme. Jadi, kita harus terus waspada dengan bahaya laten terorisme.

Baca Juga :  Selamatkan Lingkungan dan Keluarga Kita dari Ancaman Radikalisme
Bahaya Laten Terorisme
Bagikan ini :