Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

BICARA JEJAK KHILAFAH DI NUSANTARA, BUKAN HIZBUT TAHRIR KALAU TIDAK LICIK DAN PENDUSTA

BICARA JEJAK KHILAFAH DI NUSANTARA, BUKAN HIZBUT TAHRIR KALAU TIDAK LICIK DAN PENDUSTA

Page Visited: 1217
Read Time:3 Minute, 18 Second

BICARA JEJAK KHILAFAH DI NUSANTARA, BUKAN HIZBUT TAHRIR KALAU TIDAK LICIK DAN PENDUSTA

Walisongo Dari Mana?

Sunan Gresik/Syekh Maulana Malik Ibrahim, dipercaya sebagai pimpinan dewan ulama penyebar agama Islam di Jawa yg disebut “Walisongo”. Ada beberapa periode masa dakwah Walisongo ini, dan Sunan Gresik ini disebut sebagai pimpinan dari dewan Walisongo pertama. Periode selanjutnya mungkin periode yg lebih banyak dikenal masyarakat muslim saat ini, periode yg dipimpin oleh Sunan Ampel, di mana saat itu wali-wali seperti Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Sunan Gunung Jati, Sunan Giri, Sunan Drajat menjadi anggotanya.

Ada banyak teori yg menjelaskan asal usul dewan Walisanga ini, dan yang menarik adalah teori yg menyebut bahwa Walisongo merupakan utusan raja dari dinasti kerajaan yang ada di Timur Tengah, entah itu daulah Abbasiyah, atau Kekhalifahan, misalnya Khalifah Ottoman yang bernama Sultan Muhammad I.

Baca juga : Prof Azyumardi Azra Angkat Bicara Soal Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

Seperti pernah disampaikan banyak penulis buku sejarah, cara paling mudah mengurut kebenaran catatan sejarah, adalah dengan mengurut tahun kejadian. Dari metode itu, kita bisa mengetahui selisih masa hidup di antara tokoh-tokoh yg disebutkan di dalam keterangan jika memang ada selisih. Mungkin lebih bisa diterima, teori yg menyebut bahwa Sunan Gresik diutus oleh raja daulah Abbasiyah yg saat itu berpusat di Mesir. Tapi keterangan ini butuh penjelasan lain, tentang siapa nama Raja Abbasiyah yg mengutus itu? Atau jika itu dihubungkan dengan Raja Samudera Pasai, maka siapa nama raja Pasai yg mengutus itu? Dan butuh dijelaskan juga, bahwa Kekuasaan Abbasiyah di Mesir, digulingkan oleh Daulah Utsmaniyah yg ada di Turki.

Baca Juga :  Prof Azyumardi Azra Angkat Bicara Soal Film ‘Jejak Khilafah di Nusantara’

Tentu juga akan sulit dipahami jika ada keterangan yg menyebut bahwa Walisongo angkatan pertama yang dipimpin oleh Sunan Gresik adalah utusan Sultan Muhammadi I, peletak dasar kekhalifahan Ottoman, apalagi mengkaitkan itu dengan catatan Ibnu Batutah dalam bukunya Kanzul Hum/Ulum. Sebab ada ketidak cocokan/selisih antara keterangan masa hidup Ibnu Bathutah dengan masa hidup Sultan Muhammad I.

Ibnu Batutah disebut hidup pada tahun 1304 M s.d 1369 M. Sedangkan Sultan Mahmud I baru lahir pada Tahun 1379 M. Ada selisih jarak 10 tahun antara kematian Ibnu Batutah (1369 M) dengan kelahiran Sultan Muhammad I (1379 M). Mustahil kiranya jika catatan tentang Sultan Muhammad I, ditulis oleh Ibnu Batutah sendiri setelah 10 tahun masa kematiannya.

Keterangan lain menyebut bahwa khilafah Ottoman secara resmi berdiri sebagai kekhalifahan baru pada masa Sultan Salim I, yg baru berkuasa pada tahun 1512 – 1520 M, setelah ia menaklukkan dinasti Abbasiyah yg kala itu berpusat di Mesir.

Jika merujuk dalil bahwa Walisongo diutus pada masa kekuasaan Sultan Salim I, maka juga timbul persoalan lain, sebab jika merujuk pada inskripsi nisan makam Syekh Maulana Malik Ibrahim/Sunan Gresik, tercatat bahwa beliau wafat pada tahun 1419 M. Masanya jauh sebelum Sultan Salim I berkuasa.

Baca Juga :  Erick Thohir Minta Jangan Lelah Mencintai Indonesia

Sultan Salim I lahir pada Tahun 1470 M, Syekh Maulana Malik Ibrahim wafat pada Tahun 1419 M. Jika Sultan Salim I asal Ottoman yg dipercaya mengutus Sunan Gresik, maka pengertiannya adalah, saat itu Bayi Sultan Salim I itu mengutus almarhum Sunan Gresik setelah acara haul wafatnya ke-51.

Baca juga : Film Jejak Khilafah, Propaganda HTI, Acak-acak Sejarah Islam Nusantara

Mengenai asal usul Sunan Gresik, banyak sekali keterangan yg ada, seperti dalam “Babad Tanah Jawi” yg menyebut Sunan Gresik berasal dari Samarkand, Asia Tengah. Lalu dalam “History of Java”, Sunan Gresik disebut seorang Syarif yg berasal dari Arabia. Sedangkan menilik pada prasasti/inskripsi makamnya ia disebut beliau berasal dari Kashan Persia/Iran. Keterangan pada Inskripsi batu nisan ini menyelisihi keterangan yg menyebut bahwa Sunan Gresik berasal dari Pasai. Lain lagi keterangan dalam “Babad Ing Gresik”, yang disebutkan beliau berlabuh di Gerwarasi atau Gresik pada tahun 1371 M. Delapan tahun sebelum kelahiran Sultan Muhammad I, yg disebut oleh sebagian orang sebagai Sultan Ottoman yg mengutusnya.

Baca Juga :  Ngabalin: Paham ISIS Gentayangan di Penolakan UU Cipta Kerja

Itu baru ditinjau dari satu tokoh, belum tokoh lain yg hidup sebelum atau semasa dengan Sunan Gresik, seperti Syekh Wasil, Syekh Jumadil Kubro, dan yg lainnya. Jadi klaim bahwa Walisongo sebagai utusan Khalifah manapun tetap sulit dipahami, bikin ngantuk. (Bagus Sigit Setiawan)

Bagikan ini :