Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bocah Penderita Lumpuh Otak Ini Hafal 30 Juz Alquran

Bocah Penderita Lumpuh Otak Ini Hafal 30 Juz Alquran

Page Visited: 79
Read Time:1 Minute, 58 Second

Ini adalah Kisah Naja, anak berisia 10 tahun penderita lumpuh otak yang hafal 30 Juz Al-Quran. Tak seperti anak-anak seusianya yang dapat bebas bermain dan berlari, Naja telah menderita cerebral palsy yaitu lumpuh otak sejak lahir. Penyakit ini membuat motoriknya tidak dapat dikendalikan dan mengharuskannya duduk di kursi roda.

Namun di balik kelemahannya itu, Naja adalah anak yang istimewa. Bagaimana tidak, ia ternyata hafal Al-Qur’an, tidak sekedar hafal, dia menghafal 30 juz Al-Quran lengkap dengan ayat, surat serta halamannya. Hanya sepotong ayat disebutkan, belum selesai dia sudah bisa tahu nama surat dan ayat ke berapa dan halaman berapa dalam kitab Al-Qur’an.

Baca juga : Bohong! Khilafah Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Bocah laki-laki yang istimewa ini bernama Muhammad Naja Hudia Afifurrohman, panggilan akrabnya Naja, anak ini merupakan salah satu peserta di Hafiz Indonesia 2019.

Pernah dalam acara Hafiz Indonesia 2019, saat sang ibunda menjelaskan kemampuan istimewa Naja dalam menghafal Alquran, sang pemandu acara, Irfan Hakim pun mengajak juri, Nabila Abdul Rahim Bayan untuk membacakan salah satu ayat yang harus ditebak Naja.

Baca Juga :  Kesalahan Sistem Khilafah Menurut Ketum PP Muhammadiyah

Setelah Nabila membacakan satu ayat, Naja pun menjawab halaman yang tepat yakni 176 dan sukses membuat sang juri kagum. Selain halaman, anak asli dari Mataram ini juga sanggup menjawab dengan benar surat Al A’raf sekaligus juz 9.

Baca juga : Humor Gus Dur : Agama Gus Dur Paling Jauh dari Tuhan

Naja Menjadi Inspirasi dan Motivasi bagi Anak-anak

Muhammad Naja Hudia Afifurrohman, anak usia 10 tahun seorang Hafiz Alqur’an 30 Juz telah menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak lain dalam hal pendidikan.

Terkait dengan penyakit yang sedang dideritanya, Pemerintah Provinsi NTB melalui Gubernur dengan tangan terbuka akan membantu Naja dalam proses pemulihannya.

Menurut pak Gubernur NTB, anak yang cerdas seperti Naja tidak hanya diajarkan tentang Alquran dan hadits saja tetapi juga bisa diajarkan tentang banyak hal yang mungkin saja Naja memiliki kelebihan-kelebihan yang lain, misalnya dalam hal penguasaan bahasa asing. Mungkin bisa cepat belajar bahasa Inggris dan bahasa Mandarin.

Baca juga : Upaya NU Menangkal Radikalisme dengan Membangun Sinergi Sipil – Militer

Baca Juga :  Tokoh HTI Dikirim ke RS Jiwa, Stres Ingin Tegakkan Negara Khilafah Islamiyyah

Sementara itu Ibu Naja, Dahlia Andayani menjelaskan bahwa sejak kecil Naja telah divonis oleh dokter sebagai penderita kelumpuhan otak. Di mana Naja tidak dapat menggerakkan tubuhnya karena gangguan di saraf motoriknya.

Namun sejak kecil sering didengarkan ayat-ayat Al-Quran kepada Naja. Dari situ ibunya tahu bahwa Naja memiliki kelebihan di indera pendengarannya. (qa/ummatina)

Bagikan ini :