Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bukan Ormas Legal, FPI Dilarang Jumpa Pers di Petamburan

Page Visited: 783
Read Time:1 Minute, 19 Second

Polisi Larang FPI Jumpa Pers di Petamburan karena Tidak Ada Legal-nya Lagi

Polisi tegas melarang jumpa pers yang diagendakan Front Pembela Islam (FPI). Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menegaskan pelarangan dilakukan pihak kepolisian karena FPI sudah tidak memiliki izin. FPI sudah dinyatakan oleh pemerintah sebagi ormas terlarang dan sudah dibubarkan.

“Tidak boleh, karena ini mereka sudah tidak ada kewenangan lagi dan tidak ada legal-nya lagi. Artinya, tidak boleh kita izinkan,” ujar Heru di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020).

Dalam kesempatan itu, petugas gabungan TNI-Polri juga menurunkan atribt-atribut FPI yang masih terpampang di Petamburan. Menurut Heru, semua kegiatan FPI juga sudah tidak boleh dilakukan.

“Kegiatan FPI mulai hari ini tidak boleh dilakukan, baik banner, pamflet, atribut-atribut yang ada sudah kita lepas semua, begitu juga dengan kegiatan aktivitas yang lainnya,” katanya.

Seperti diketahui, Sekum DPP FPI Munarman menyebarkan agenda konferensi pers kepada wartawan mengenai sikap FPI setelah dibubarkan pemerintah. Agenda tersebut dijadwalkan pukul 16.45 WIB 30/12/2020 di sekretariat DPP FPI, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Prajurit TNI Berdarah Tionghoa Ini Punya Semburan Jarum Berbisa

Sedangkan sebelumnya, pemerintah resmi sudah melarang semua kegiatan FPI. Pemerintah dengan tegas menyebutkan FPI kini sudah tidak memiliki legal standing sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Keputusan itu disebut sesuai dengan putusan MK 82/PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Menko Polhukam Mahfud Md meminta seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI.

“Dengan larangan dan tidak ada legal standing, kepada aparat pusat dan daerah, kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI, tidak ada dan harus ditolak,” ujar Mahfud dalam konferensi pers di kantornya, 30/12/2020. (*)

Bagikan ini :