Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Cenderung Kadrun, Aa Gym Diminta Agar Bisa Bersikap Sopan

Page Visited: 2174
Read Time:1 Minute, 32 Second

Sikapnya Cenderung Kadrun, Ketua PBNU Minta Aa Gym Agar Bisa Bersikap Sopan

Salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin membuat postingan di salah satu platform media sosial Facebook. Dalam unggahan lewat akun pribadinya bernama Ahmad Ishomuddin, pria yang akrab disapa Gus Ishom tersebut menyentil dai populer tanah air yang menurut netizen cenderung bersikap Kadrun, yaitu Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

“Ag Gym sebagai ustadz sekaligus rakyat sudah seharusnya bersikap hormat dan berkata yang sopan kepada Presiden RI,” tegasnya pada Rabu, 16 November 2020.

Postingan Gus Ishom itu pun langsung viral di media sosial dan mendapatkan banjir komentar dari netizen pengguna Facebook.

“sebagai Ustad dan tentunya memiliki umat.seharusnya Bisa menjaga lisan nya Bisa menjaga akhlaknya dan tau urusan negara tidak sama dgn mengurusi janda kaya. apa karna SUDAH padam orderan nya.sampai sempat2 nya ikut2 keluar dari ranah seorang da’i ? seorang Aa’Gym mau numpang panggung kadrun ya?,” tulis akun Wisnu Samudra.

Baca Juga :  Reinkarnasi FPI dan Bahaya Nama Baru Penggantinya

Senada dengan komentar di atas, akun Ipung Hari Purwanto mengatakan bahwa sudah seharusnya Aa Gym sebagai warga negara menghormati ulil amri atau pemimpin negara.

“Bukanlah warga negara yg baik bila tidak menghormati ulil amri,” komentarnya.

Baca juga: Ciri-ciri Kadrun

Seperti diketahui nama Aa Gym kembali mengundang perhatian publik setelah ustadz otodidak yang tak pernah mondok di pesantren kelahiran Bandung tersebut meminta dengan nada tidak sopan kepada Presiden RI, Joko Widodo untuk disuntik vaksin terlebih dahulu. Dan Presiden pun sudah menegaskan bahwa dirinya memang adalah orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Selain itu, pada hari Minggu, 13 Desember 2020, saat Habib Rizieq Shihab (HRS) resmi ditahan, Aa Gym juga langsung menjadi sorotan setelah ia mengunggah video ceramahnya dengan judul “Prihatin atas Penangkapan Habib Rizieq, dan Bagaimana Menyikapinya”, di mana dia cenderung menyalahkan polisi persis sikap Kadrun pada umumnya yang selalu cenderung menyalahkan segala tindakan polisi yang sedang berjuang demi kemanan NKRI. (*)

Bagikan ini :