Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Anak-anak Terancam Kelaparan

Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Anak-anak Terancam Kelaparan

Page Visited: 87
Read Time:1 Minute, 26 Second

Akibat Perang 2,4 Juta Anak-anak Terancam Kelaparan di Yaman. Lembaga untuk Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan, di Yaman 2,4 juta anak mengalami gizi buruk hingga akhir tahun ini.

UNICEF memperingatkan terjadi peningkatan 20% anak umur di bawah lima tahun yang mengalami gizi buruk. Krisis ini terjadi karena minimnya dana bantuan kemanusiaan.

“Jika kita tidak mendapat dana segera, anak-anak berada dalam jurang kelaparan dan banyak yang akan kehilangan nyawa,” kata perwakilan UNICEF di Yaman Sara Beysolow Nyanti.

Baca juga : PBB Jual Nyawa Anak-anak Yaman untuk Uang Saudi

Konferensi donor hanya mengumpulkan setengah dari dana yagn dibutuhkan bulan ini. PBB menyatakan tidak memiliki cukup dana untuk menjaga aliran bantuan. Padahal berbagai program bantuan itu mempengaruhi jutaan orang yang akan terkena dampak dalam beberapa pekan mendatang.

UNICEF paling sedikit membutuhkan USD461 juta untuk operasi kemanusiaan namun hanya 39% yang telah didanai. Dan USD53 juta untuk mendukung pencegahan Covid-19 hanya 10% yang memperoleh dana.

Baca Juga :  Terbelit Krisis, Kuwait Tak Sanggup Bayar Gaji PNS setelah November

Baca juga : Pesan dari Yaman : Jika Bendera Hitam Mulai Tersebar di Negara Kalian, Pertanda Awal Semua Kekacauan

Yaman tempat terburuk di dunia bagi anak-anak

Berbagai program sanitasi, imunisasi dan nutrisi itu terancam berhenti. Kondisi sistem kesehatan di Yaman berada di jurang keruntuhan tapi akan dapat berlanjut jika ada bantuan.

Bahkan sebelum wabah virus corona, penyebaran kolera, malaria dan demam berdarah sudah menyebar pada populasi yang kurang nutrisi.

UNICEF melaporkan sekitar 7,8 juta anak tidak bisa bersekolah menyebabkan mereka berisiko menjadi buruh anak, direkrut kelompok bersenjata dan dipaksa dalam pernikahan anak.

Baca juga : Potensi Besar Putin – Xi Jinping Rebut Kepemimpinan Dunia

“UNICEF pernah menyatakan dan menegaskan bahwa Yaman tempat terburuk di dunia bagi anak-anak dan sampai saat ini situasi itu tidak membaik,” kata Sara Beysolow Nyanti.

Bagikan ini :