Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Didukung Gatot Nurmantyo dan KAMI, Aksi Tolak RUU Cipta Kerja Berakhir Rusuh di Mana-mana

Didukung Gatot Nurmantyo dan KAMI, Aksi Tolak RUU Cipta Kerja Berakhir Rusuh di Mana-mana.

Didukung Gatot Nurmantyo dan KAMI, Aksi Tolak RUU Cipta Kerja Berakhir Rusuh di Mana-mana

Page Visited: 491
Read Time:5 Minute, 27 Second

Aksi Mogok Nasional Buruh Tolak RUU Cipta Kerja yang Didukung Gatot Nurmantyo Bersama KAMI Berakhir Rusuh di Mana-mana

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di Jakarta pada Jumat (2/10/2020), menyerukan dukungannya terhadap buruh yang berencana akan mogok nasional untuk menuntut pembatalan Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

“Mencermati Kaum Buruh Indonesia akan mogok nasional pada tanggal 6-8 Oktober 2020 ini, maka KAMI mendukung langkah konstitusional Kaum Buruh tersebut,” kata Gatot melalui keterangan resminya di Jakarta pada Jumat (2/10/2020).

Sebagai bentuk dukungan nyata tersebut, Gatot Nurmantyo meminta simpatisan KAMI di seluruh Indonesia untuk bergabung bersama buruh menolak RUU Cipta Kerja.

Termasuk, kata Gatot Nurmantyo, semua gerakan masyarakat sipil untuk berkolaborasi bersama menggalang kekuatan. (sumber: https://www.kompas.tv/article/112795/mantan-panglima-tni-gatot-nurmantyo-serukan-dukung-buruh-mogok-nasional-tolak-ruu-cipta-kerja).

Puncaknya kemarin 8 Oktober 2020, aksi demo menolak RUU Cipta Kerja yang didukung Gatot Nurmantyo dan KAMI berakhir rusuh yang menimbulkan kerusakan di berbagai daerah, termasuk di Ibukota Jakarta.

Baca juga : Gatot Nurmantyo Berpolitik Langit, Serukan KAMI Dukung Mogok Nasional Buruh Tolak RUU Cipta Kerja

Berikut ini beberpa laporan berita terkait kerusuhan demo anarkis dalam menolak RUU Cipta Kerja di berbagai kota di Indonesia.

  1. Api di Halte TransJakarta Bundaran HI Masih Menyala, Sepeda Gratis Juga Dibakar
    Jakarta – Api masih membakar Halte TransJakarta Bundaran HI. Selain itu, massa pendemo tolak UU Cipta Kerja masih berkumpul di sekitar Bundaran HI.
Baca Juga :  Wahid Foundation Ungkap Ormas Paling Sering Langgar Kebebasan Beragama

Pantauan detikcom, Kamis (7/10/2020), api di Bundaran HI masih tetap membakar. Asap hitam pun masih membubung tinggi di sekitar lokasi.

Selain halte, sepeda sewaan gratis milik Pemprov DKI Jakarta juga dibakar.
(https://news.detik.com/berita/d-5205539/api-di-halte-transj-bundaran-hi-masih-menyala-sepeda-gratis-juga-dibakar?_ga=2.263372364.1793208863.1602148698-1606402729.1599098847)

  1. Demo Tolak UU Cipta Kerja di Semarang, yang Bikin Rusuh Ternyata Anak SMK
    Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, yang provokatif dan anarkis ketika aksi demo di depan gedung DPRD Jawa Tengah bukanlah mahasiswa dan buruh.

Melainkan ada kelompok penyusup yang menjadi provokator untuk membuat aksi damai menjadi rusuh.
(https://jateng.suara.com/read/2020/10/08/100540/demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-semarang-yang-bikin-rusuh-ternyata-anak-smk)

  1. Demo UU Cipta Kerja di DPRD Lampung Rusuh, Hujan Batu Ditembak Gas Air Mata
    Demo UU Cipta Kerja di Lampung rusuh. Mahasiswa, pelajar, buruh dan petani melempar batu kepolisian di Gedung DPRD Lampung, Rabu (7/10/2020). Massa kesal sebab tuntunannya bertemu semua anggota DPRD Lampung atau Ketua DPRD hingga sore ini belum bisa dipenuhi.
    (https://banten.suara.com/read/2020/10/07/184702/demo-uu-cipta-kerja-di-dprd-lampung-rusuh-hujan-batu-ditembak-gas-air-mata)
  2. Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jogja Kembali Ricuh, Satu Restoran Terbakar
    Suasana di tengah aksi demo tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law masih memanas, Kamis (8/10/2020). Sebuah bangunan di dekat lokasi demo tampak terbakar.

Bangunan yang berlokasi di dekat kantor DPRD DIY, tepatnya di utara Malioboro Mall tersebut merupakan bangunan resto Legian.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Selengkapnya, tonton dalam video ini. (https://www.suara.com/video/2020/10/08/181500/demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-jogja-kembali-ricuh-satu-restoran-terbakar)

  1. Pecah! Foto-foto Rusuh Imbas Demo Tolak UU Omnibus Law
    Jakarta – Demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja terus berlanjut hingga Kamis (8/10) malam. Kericuhan pun terjadi dibeberapa titik wilayah di Indonesia. Pecah! (https://news.detik.com/foto-news/d-5206182/pecah-foto-foto-rusuh-imbas-demo-tolak-uu-omnibus-law?tag_from=news_mostpop)
  2. Demo UU Cipta Kerja, Bekas Bioskop Grand Theater di Senen Dibakar Massa
    Bisnis.com, JAKARTA – Para petugas pemadam berupaya memadamkan api yang melalap bangunan bekas bioskop Grand Theater di kawasan Senen, Jakarta Pusat, hingga Jumat (9/10/2020) dini hari.
Baca Juga :  5 Penyataan Sikap PB PMII dalam Menyikapi Tuduhan Gatot Nurmantyo dari KAMI

Menurut petugas komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Agus, yang dihubungi di Jakarta, Jumat (9/10/2020) dini hari, kebakaran dipicu oleh ulah sejumlah peserta aksi penolakan UU Cipta Kerja yang melakukan pembakaran, Kamis (8/10/2020) malam. (https://jakarta.bisnis.com/read/20201009/77/1302763/demo-uu-cipta-kerja-bekas-bioskop-grand-theater-di-senen-dibakar-massa)

  1. Berikut Sejumlah Fasilitas Umum di Surabaya yang Dirusak Massa Pendemo
    Surabaya – Sejumlah fasilitas umum di Surabaya dirusak massa pendemo Omnibus Law. Fasilitas umum apa saja yang dirusak massa pendemo?

Pantauan detikcom, kerusakan ini terjadi di bagian luar hingga dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya. Awalnya, massa merusak pagar bagian kanan Grahadi. Lalu, tak berselang lama, pagar bagian kiri Grahadi juga ikut dirobohkan.

Tak hanya itu, sejumlah massa juga sempat melempar bom molotov, batu hingga botol bekas air mineral. Akibatnya, lampu taman di dalam Grahadi juga ikut rusak. (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5205880/berikut-sejumlah-fasilitas-umum-di-surabaya-yang-dirusak-massa-pendemo?_ga=2.103928256.1793208863.1602148698-1606402729.1599098847)

  1. Ini Dampak Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya yang Anarkis
    Surabaya – Suasana jalanan Kota Surabaya terasa mencekam. Suara tembakan gas air mata, lemparan batu hingga teriakan pendemo terasa menggema di pusat kota, tepatnya di jalanan dekat Gedung Negara Grahadi hingga Gedung Balai Pemuda Surabaya.
Baca Juga :  Kita Tidak Butuh KAMI, Apa Kontribusi KAMI untuk Negara dan Bangsa?

Kejadian ini berlangsung saat aksi demo penolakan Omnibus Law. Massa yang ricuh dengan melempar batu dan molotov mengakibatkan perkantoran tutup, kemacetan lalu lintas mengular hingga fasilitas umum yang rusak.

Salah satunya perkantoran di Jalan Yos Sudarso. Beberapa kantor memilih untuk mengunci pintunya rapat-rapat. Sejumlah pegawai hanya berani mengintip keributan dari sela-sela jendela hingga dari CCTV depan kantor. (https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5205840/ini-dampak-demo-tolak-omnibus-law-di-surabaya-yang-anarkis?_ga=2.93024477.1793208863.1602148698-1606402729.1599098847)

  1. Demo Ricuh di Kendari, Gedung DPRD Sultra Dirusak-Pos Lantas Dibakar
    Jakarta – Demonstrasi elemen mahasiswa di Kendari, Sultra, ricuh saat massa memaksa masuk gedung DPRD Sultra. Kericuhan menimbulkan kerusakan bangunan juga kendaraan bermotor.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt menerangkan demonstrasi mahasiswa terjadi pada pukul 11.00 Wita, Kamis (26/9/2019). Jumlah pendemo disebut mencapai 2.000 orang. (https://news.detik.com/berita/d-4723687/demo-ricuh-di-kendari-gedung-dprd-sultra-dirusak-pos-lantas-dibakar?_ga=2.266443470.1793208863.1602148698-1606402729.1599098847)

  1. Kronologi Demo di Sekitar Istana yang Berujung Ricuh
    Jakarta – Demo di sekitar Istana Negara hari ini berujung ricuh. Massa melemparkan batu dan membakar pos polisi. Bagaimana kronologinya?

Pantauan di lokasi, Kamis (8/10/2020), massa di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat, terbagi di dua titik. Ada yang di Jalan Merdeka Barat dekat Patung Kuda, ada juga massa di simpang Harmoni. (https://news.detik.com/berita/d-5205325/kronologi-demo-di-sekitar-istana-yang-berujung-ricuh?_ga=2.27373052.1793208863.1602148698-1606402729.1599098847)

Bagikan ini :