Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Ferdinand-Hutahaean-Fadli-Zon-Diskak-Ferdinand-Hutahaean

Fadli Zon Diskak Ferdinand Hutahaean Soal Penangkapan Petinggi KAMI

Page Visited: 1103
Read Time:1 Minute, 18 Second

Fadli Zon Geram Soal Pengkapan Petinggi KAMI, Fadli Zon Diskak Ferdinand Hutahaean

Jakarta – Ferdinand Hutahaean akhirnya angkat bicara menanggapi kegeraman anggota DPR RI Fadli Zon atas penangkapan sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Ferdinand meminta Fadli berhenti untuk menyudutkan penegak hukum.

Berawal dari Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon yang memberi komentar kepada pemerintah karena menangkap sejumlah petinggi KAMI.

Menurut Fadli Zon, penangkapan terhadap orang-orang yang tak sepaham dengan pemerintah merupakan praktik lama.

“Cara-cara lama dipakai lagi di era demokrasi. Perbedaan pendapat dan sikap dimusuhi dijerat, ditangkap,” kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Kamis (15/10/2020).

Ferdinand VS Fadli Zon

Dalam cuitan itu, Fadli Zon juga menilai Indonesia harusnya malu bila masih menyebut diri sebagai ‘negara demokrasi’. Sebab, praktik di lapangan tak menunjukkan demikian.

“Malu kita pada dunia masih berani menyebut ‘negara demokrasi'” ungkapnya.

Cuitan tersebut direspons oleh Ferdinand Hutahaean. Ferdinand meminta Fadli Zon untuk berhenti menyudutkan penegak hukum.

Baca Juga :  Ferdinand Mundur dari Demokrat, Budiman Sudjatmiko Beri Pesan Semangat Nasionalisme

“Bang Fadli, berhentilah menyudutkan penegak hukum yang sedang melaksanakan tugasnya atas nama UU,” kata Ferdinand.

Menurut Ferdinand, demokrasi memiliki batasan tertentu dan kebebasan juga memiliki aturan. Tidak bisa semena-mena melakukan berbagai hal sesuka hati.

“Jangan bicara kebebasan absolut hanya untuk melegalkan kejahatan. Bahkan liberalisme saja ada aturan,” tuturnya.

Bareskrim Polri mengakui telah meringkus tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat.

Selain Jumhur, Polri bahkan menyebutkan turut mengamankan Deklator KAMI Anton Permana.

Kabar penangkapan tersebut dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Setiyono. Awi mengatakan bahwa Jumhur diringkus di kediamannyam Selasa (13/10/2020) pagi tadi.

“Iya Anton kemarin, kalau Jumhur tadi pagi ditangkap,” kata Awi. (*)

Bagikan ini :