Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Fakta 37 Nama Anggota FPI Terlibat Terorisme, Apa Kata Munarman

Fakta 37 Nama Anggota FPI Terlibat Terorisme, Apa Kata Munarman?

Page Visited: 2071
Read Time:5 Minute, 19 Second

Fakta 37 Nama Teroris Terbukti Anggota FPI, Tak Bisa Bantah, Munarman Hanya Bisa Sebut Pengalihan Isu

JAKARTA – Munarman, Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam) menanggapi dengan gaya klise khas kelompok tersebut terkait soal 37 nama anggota FPI dan mantan anggota FPI terbukti pernah terlibat aksi terorisme. Hal ini membuktikan kebenaran dugaan bahwa selama ini FPI ditunggangi oleh kelompk teroris.

Nama-nama anggota FPI itu diungkapkan oleh Ketua Harian Kompolnas Irjen (purn) Benny Mamoto. Tetapi menurut Munarman, daftar nama 37 orang yang disebutkan Benny sebagai teroris itu semuanya sudah dihukum oleh pengadilan.

“Orangnya kan sudah dihukum, dan dari daftar itu tidak semua anggota FPI,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/12).

Menurut Munarman, daftar nama-nama itu dikeluarkan untuk pengalihan isu dari kejadian kematian enam anggota FPI yang ditembak oleh polisi.

Sebelumnya, Benny Mamoto selaku Kepala Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme Universitas Indonesia menyebut bahwa ada sekitar 37 orang mantan atau masih anggota Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat aksi terorisme di Indonesia.

Menurut Benny, data itu bisa diketahui dengan mengakses putusan pengadilan karena semuanya sudah menjalani vonis di tingkat pengadilan.

“Ini sudah ada vonisnya, jadi bisa dicari di laman pengadilan,” ujar Benny ketika dikonfirmasi, Kamis (17/12).

Baca juga: Anda Perlu Tahu, Nama 37 Orang Teroris Ternyata dari FPI

Sebelumny FPI Mengaku Tak Tahu Soal 37 Nama Anggota FPI Terlibat Aksi Teror

Sebelumnya, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyatakan pihaknya belum mengetahui soal temuan data 37 nama-nama anggota atau mantan anggota FPI yang memiliki keterlibatan langsung dalam kelompok teroris di Indonesia.

“Mana saya tahu. Enggak pernah ada masuk ke saya informasi itu sebelum ada peristiwa ini (penembakan 6 laskar FPI),” kata Munarman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga :  Nyinyir Soal Pembubaran FPI, Fadli Zon Ditatar Abdillah Toha

Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto sebelumnya mengatakan ada 37 anggota atau mantan anggota FPI yang terlibat langsung dalam kelompok teroris di Indonesia.

Jenderal Benny mengatakan data tersebut bisa dipertanggungjawabkan karena 37 orang itu telah divonis bersalah oleh pengadilan. Beberapa di antaranya, kata Benny, masih aktif tergabung dalam FPI.

Benny merinci terdapat anggota FPI terlibat langsung dalam sejumlah aksi teror besar yang sempat terjadi di Indonesia. Semisal tragedi pengeboman Mapolresta Cirebon, hingga upaya menyembunyikan tokoh teroris Noordin M Top.

“Saya buka datanya; ada 37 anggota FPI atau dulunya anggota FPI yang kemudian gabung dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan sebagainya yang terlibat aksi teror,” kata Benny, dikutip dari wawancara di kanal Youtube Medcom.id, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya, foto-foto orang yang diduga pengurus atau eks FPI yang memiliki hubungan dengan aksi-aksi teror di Indonesia itu juga viral di media sosial Twitter.

Akun anonim @RETHA_Monicaa memposting sebuah poster yang memuat 37 foto dan keterangan yang bertuliskan ‘Daftar Teroris FPI’. Belum jelas dari mana akun tersebut mendapatkan detail nama hingga foto-foto tersebut.

Berikut ini daftar nama para teroris dari FPI yang dimaksud tersebut berdasarkan dokumen yang dikirimkan Benny:

  1. Chandra Jaya alias Abu Yasin, Ketua FPI Belopa 2008. Ditangkap 25 januari 2016 terlibat jaringan teroris MIT Poso
  2. Maryanto alias Themeng, anggota FPI Bantul. Ditangkap 11 juli 2018 kasus pembuatan bom, pekerjaan penjual bakso tusuk
  3. Arif Hidayatullah alias Abu Musab, FPI Solo 2009. Ditangkap 23 Desember 2015 kasus perencanaan amaliyah, kelompok Bekasi
  4. Hasan alias Bang Toyib, FPI Solo 2009. Ditangkap 19 Juli 2016 terlibat menyembunyikan DPO pelaku teroris, kelompok Solo
  5. Fajar Noviyanto alias Muhammad alias MUH, FPI Solo 2007. Ditangkap 22 September 2010 kasus pembuatan bom, kelompok BADRI
  6. Azwani Zainudin, FPI Aceh 2008. Ditangkap 20 Maret 2010 kasus masalah senjata, kelompok Aceh
  7. Zainal Anshori alias Abu Fahry alias Qomaruddin, FPI Lamongan 2008. Ditangkap 7 April 2017, amir JAD, kelompok JAD Jatim
  8. Ahmad Yosefa alias Hayat, ditangkap 2011, pelaku bom Gereja Pekuton September 2011
  9. Muhammad Syarif, FPI Cirebon. Ditangkap 2011, pelaku bom Polresta Cirebon April 2011
  10. Achmad Basuki, FPI Cirebon. Ditangkap 2011, pelaku bom Polresta Cirebon April 2011
  11. Moch Ramuji alias Muji alias Ahmad alias Kapten alias Botak, ditangkap 13 Mei 2014
  12. Zainal Hasan alias Hasan alias Abu Said, FPI Lamongan. Ditangkap 7 April 2017 kasus pengambilan senjata Filipina, kelompok Lamongan Jatim
  13. Agam Fitriady alias Syamil alias Afit bin Darwin Mizana, FPI Aceh. Ditangkap 17 Maret 2010, kasus pelatihan militer di Aceh, kelompok Aceh 2010
  14. Ali Azhari alias Jakfar alias Topan bin Daryono (Alm), ditangkap 1 April 2010
  15. Agus Abdillah alias Jodi, ditangkap 17 September 2012
  16. Syaiful Bahri Siregar alias Ipul alias Imam, ditangkap 9 Maret 2010
  17. Muhammad Sofyan Tsauri alias Marwan alias Abu Ayas, FPI Aceh 2009. Ditangkap 22 Februari 2010 kasus Jantho Aceh, kelompok JI
  18. Muchsin Kamal, FPI Aceh. Ditangkap 19 Maret 2010, kasus pelatihan militer Aceh 2010
  19. Munir bin Ismail alias Abu Rimba alias Abu Uteun, ditangkap 17 Maret 2010, kasus pelatihan militer Aceh, kelompok Aceh 2010
  20. Taufik bin Marzuki alias Abu Sayaf alias Alex Nurdin Sulaiman bin Tarmizi ditangkap 29 September 2010
  21. Mukrar alias Tgk Muktar bin Alm Ibrahim, FPI Aceh. Ditangkap 16 Maret 2010, kasus pelatihan militer Aceh 2010
  22. Eko Ibrahim bin Iman Suryadi alias Baim, ditangkap 7 Mei 2011, 2009 anggota pelatihan militer FPI Aceh
  23. Sudirman alias Yasir, FPI Pemalang 2004. Ditangkap 16 Juni 2011 kasus perakitan bom Pemalang, kelompok DULMATIN
  24. Asmuni alias Munir, Kajian FPI Aceh. Ditangkap 4 Juli 2011 kasus pelatihan militer Aceh 2010
  25. Muhammad Shibghotullah bin Sarbani alias Mihdad alias Asim alias Mush’ab alias Kholid alias Hani alias Faisal Septya Wardan, ditangkap 11 Juni 2011, kelompok pelatihan militer Aceh
  26. Qoribul Mujib alias Pak Mujib alias Paklek alias Mujiono alias Abdul Sika alias Si Dul alias Muji, ditangkap 12 Juli 2012
  27. Anggri Pamungkas alias Ari Bin Sihono ditangkap 22 September 2012, FPI Solo. Ditangkap kasus pembuatan bom 2010, kelompok BADRI.
  28. Sefariano alias Mambo alias Aryo alias Asep alias Dimasriano, ditangkap 2 Mei 2013, perencanaan bom kedubes Myanmar
  29. Nur Prakoso alias Hamzah, FPI Solo. Ditangkap 29 Desember 2015 kasus amaliyah Polresta Surakarta Solo 2015, kelompok Solo
  30. Irsyad alias Abu Raigan alias Pak Nuk, FPI Kendal 2012-2015. Ditangkap 10 April 2017 kasus fasilitasi ikhwan yang ingin bergabung ke MIT Poso, kelompok Kendal
  31. Dodi kuncoro alias Doni bin Tukiyanto, FPI Solo. Ditangkap 23 Desember 2014 kasus pembuatan bom, kelompok BADRI
  32. Andri Marlan Saputra, FPI Aceh. Ditangkap kasus pelatihan militer Aceh 2010, kelompok Aceh
  33. Imam Bukhori, FPI Pekalongan. Ditangkap Densus tahun 2005 kasus menyembunyikan Noordin M Top
  34. Fathurohman alias Pak Fath, Sekjen FPI Pekalongan. Ditangkap Densus tahun 2005 kasus menyembunyikan Noordin M Top
  35. Kamal, anggota FPI Pekalongan. Ditangkap Densus tahun 2005 kasus menyembunyikan NoordinM Top
  36. Abdul Aziz, FPI pekalongan. Ditangkap Densus th 2005 menyembunyikan Noordin M Top
  37. Suparman alias Maher, FPI Cirebon. DItangkap 3 Agustus 2017 kasus bergabung dengan MIT Poso dan menjadi Fasilitator ikhwan JAD bergabung ke MIT Poso, kelompok Cirebon.
Baca Juga :  Seperti ISIS, Pendukung Habib Rizieq Ancam Bakar Rumah Mahfud MD

(*)

Bagikan ini :