Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Fakta Mengejutkan Markas Latihan Teroris JI yang Ditemukan Polisi

Fakta Markas Latihan Teroris JI yang Ditemukan Polisi, Mengejutkan!

Page Visited: 841
Read Time:1 Minute, 59 Second

Polisi Menemukan Fakta Markas Latihan Teroris Jamaah Islamiyah, Mengejutkan!

Densus 88 Anti Teror Polri akhirnya berhasil membongkar Pusat Latihan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang berada di sejumlah lokasi di Jawa Tengah.

Adapun sasana atau pusat latihan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah salah satunya terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Nampak sebuah villa dua lantai disewa Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah itu terlihat asri dengan banyaknya pohon cemara di sekitar area dan lokasinya cukup sepi.

Bangunan yang terlihat seperti villa tersebut digunakan sebagai salah satu tempat latihan dan tempat istirahat (tidur) para anggota teroris JI.

Dari bangunan inilah anggota-anggota muda Jemaah Islamiyah dilatih mempergunakan persenjataan hingga simulasi penyerangan pasukan VVIP.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, di pusat latihan tersebut sudah beberapa pelatih untuk membentuk para anggotanya terampil dalam mengaktifkan diri, menggunakan pedang dan samurai sampai penyergapan dan perakasi bom.

Baca juga: Pusat Latihan Generasi Teroris JI Dibongkar Densus 88 Polri

Baca Juga :  Digeruduk Massa, Rumah Mahfud MD Akan Dijaga Banser

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso yang ditunjuk sebagai pelatih oleh Amir atau Pimpinan JI Para Wijayanto.

Sebagai informasi, Karso ditangkap pada 2019 lalu dan telah berstatus narapidana dengan masa tahanan 3,8 tahun penjara.

“Lokasi ini menjadi tempat pelatihan untuk generasi muda JI. Mereka bergaya militer dengan tujuan untuk membentuk pasukan sesuai dengan program yang dibuat oleh pemimpin jaringan ini (JI),” kata Irjen Pol Argo Yuwono, Sabtu 26 Desember 2020.

Para kader baru JI yang umumnya anak-anak muda dari beberapa pondok pesantren tersebut direkrut secara profesional.

Target jaringan tersebut mendapatkan remaja cerdas dengan peringkat 1-10 di Ponpesnya untuk dijadikan pemimpin masa depan JI.

“Tiap angkatan 10-15 orang dari Pulau Jawa dan dari luar Pulau Jawa. Total 95 orang yang sudah terlatih. Generasi muda ini melesat dalam bela diri penggunaan senjata tajam seperti samurai dan pedang,” ungkapnya.

“Termasuk juga menngunakan senjata api yang menjadi ahli perbengkelan, ahli perang, ahli tempur sampai ahli sergap (Penyergapan) yang mereka sebagai pasukan khusus dengan seragam khusus,” terang Argo Yuwono.

Baca Juga :  Mengejutkan! Polri Bongkar Pola Rekrutmen Pasukan Jihadis JI

Baca juga: Bergaya “Arab Spring”, Upaya Suriahkan Indonesia Gagal

Total sudah 7 angkatan dengan 96 anggota muda yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Setelah menjalani pelatihan di Jawa Tengah, generasi muda selanjutnya dikirim ke Suriah untuk mendalami pelatihan militer dan senjata api serta bom.

Selama proses perekrutan dan pelatihan tersebut, sudah banyak anggota JI yang dikirim ke Suriah sejak 2013-2018 dengan dana yang sudah disiapkan oleh jaringan tersebut. (*)

Bagikan ini :