Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Felix Siauw, Marketer Khilafah yang Ujung-ujungnya Hanya Motif Ekonomi

Felix Siauw, Marketer Khilafah yang Ujung-ujungnya Ada Motif Ekonomi

Page Visited: 1061
Read Time:2 Minute, 32 Second

Netizen Bongkar Propaganda Busuk Felix Siauw, Marketer Khilafah yang Ujung-ujungnya Ada Motif Ekonomi

Para pengusung khilafah terus mengkampanyekan agendanya meskipun HTI sudah menjadi ormas terlarang. Menurut seorang netizen pemilik akun @kirekswasta, mendirikan dan berteriak-teriak khilafah itu hanyalah di permukaan saja. Namun sebenarnya yang mereka kampanyekan adalah untuk motif ekonomi.

Berikut tread @kirekswasta yang membongkar motif di balik propaganda Khilafah yang dilakukan Felix Siauw Dkk, selain politis ternyata ada nilai ekonomis-nya.

Baca juga : Jangan Mau Ditipu HTI, Mereka Bukan Pendakwah Tetapi Pemain Politik

  1. Sebenernya pengusung kilafah ini marketer handal tapi culas, di permukaan seolah mendirikan negara kilafah yang itu adalah hal yang sulit terjadi, banyak hal yang menjadi handycap. Gurita yang lain udah melebarkan tentakel, gue bahas dikit aja kalo kebanyakan gak enak.
  2. Yang pasti mereka banyak mempelajari social engineering, jago sih gak terlalu tapi apa yang udah dihasilkan dari beberapa campaign adalah untuk motif ekonomi. Nah disini ada paradox yang bertentangan dengan garis perjuangan ideologi khilafah. Mau tau apa aja?
  3. Apa yang mereka kampanyekan? Hal2 yang selalu enak dibahas di kampung2 dan keramaian. Riba, poligami salah duanya. Itu hal yang selalu memancing keramaian karena masyarakat demen ngobrol hal itu. Tanpa sadar tentakel ekonominya bergerak alus pisan.
  4. Ini gue udah bahas pas ngehits dan nanti gur akan ceritakan bagaimana tentakel monetasi ini menjadi sebuah hal besar.
  5. Saat itu orang pada respon “ah kan bagus isinya nyunah” Dan benar emang, bagus dan keren grafisnya. Cuma kalo mengkaji lebih dalam, episode sekarang ketika subs makin gede udah mulai kearah jangan nabung di bank dll. Silakan cek sendiri boleh.
  6. Setahun kemudian baru diomongin lagi dan ada disini tulisannya, bukan gue yang nulis tapi sama intinya. Ada “kekakuan” yang kalo gue bilang sih ini cuma kemunafikan dagang pengusung khilafah.
  7. 2018 channel dibangun dan mereka emang bukan orang amatiran, ngerti apa itu segmentasi, target dan positioning pasar. Bisa penetrasi sampai pada taraf cipkon pasar. Ini bukan kerjaan pedagang biasa sih. Ini konten yutup yang disiarkan tivi dan dijual di KFC.
  8. Kecanggihan otak felix siauw untuk urusan dagang, menurut gue felix sendiri adalah representasi pedagang handal sesungguhnya. Kadang haram2in selfi, kadang selfi sendiri. Kadang haramin keris, kadang foto bareng keris. Ini yang gue bilang cipkon, dia sedang cek pasar.
  9. Silakan cek ceramah felix, dia menajamkan pasar dan menyortir apa dan mana yang harus dikerjakan dan siapa yang mengerjakan. Udah gak main sendiri seperti kombatan, tapi pake jaringan yang dipantau ketat melalui machine learning dan digabung pekerja lapangannya.
  10. Selain channel yutup, tivi, jualan via KFC nussa rara juga pake official store dan apk. Jadi ini lebih ke urusan ekonomi level advance dibanding penegakan khilafah.
  11. Ini murni jualan dengan memakai agama dan udah diiris dengan sangat rapih sasaran tembaknya mana aja. Sementara ini dulu ya, buat menyadarkan aja kalo mereka perangnya sangat canggih tidak nampak. Modelnya keren ya? Gatau ini sesuai syariah atau gak.
  12. Nah pesan pentingnya adalah, waspadai crypto currency karena mereka sedang kearah situ dan digital wallet. Bank bisa kehilangan nasabah kalo mereka create sesuatu terkait alat bayar.
Baca Juga :  Ketika Dzul Khuwaishirah al-Tamimi Membentak Rasulullah dan Generasi Penerus Ibnu Muljam

Baca juga : Ternyata Mendirikan Negara Khilafah Bukan Kewajiban dalam Islam

Sumber: Tread @Kirekswasta

Bagikan ini :