Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Ferdinand Hutahaean kepada Amien Rais: “Anda Sekarang Bukan Siapa-siapa”

Page Visited: 2813
Read Time:2 Minute, 6 Second

Amien Rais Desak Jokowi agar Mundur, Ferdinand Hutahaean Sebut Amien Rais Sekarang Bukan Siapa-siapa

Amien Rais sang Pendiri Partai Ummat menjadi sorotan setelah meminta Presiden RI Joko Widodo untuk menghentikan atraksi politik yang menurut Amien Rais dapat memecah belah persatuan bangsa.

Selain tuduhannya kepada presiden Jokowi yang cenderung ngawur itu, Amien Rais juga menawarkan kepada Jokowi untuk mundur dari jabatannya atau melakukan rekonstruksi ulang negara.

Pernyataan Amien Rais tersebut dilontarkan dalam acara konferensi pers yang digelar di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta pada Kamis, 17 Desember 2020.

Menanggapi hal tersebut, Ferdinand Hutahaean menilai bahwa Amien Rais telah menebar ultimatum kepada Presiden Jokowi. Amien Rais seperti kakek pikun, karena di era reformasi yang membuat perubahan besar-besaran terhadap undang-undang adalah dirinya sendiri bersama kroni-krinya.

“Pak, enggak usah ancam-ancam begitu deh, Anda sekarang bukan siapa-siapa. Coba uji kemampuan mundurin kepala desa, pasti tak mampu,” ucap Ferdinand Hutahaean dalam akun Twitternya, pada Jumat, 18 Desember 2020.

Baca Juga :  Surat Aspiratif dari Mahasiswa untuk Presiden Jokowi
Hahaha Mundur? Rekonstruksi Negara?

Bapak ini apa lupa, di zaman dialah UUD 1945 di Amandemen hingga merubah banyak tatanan bernegara kita.

Pak, ngga ush ancam2 gitu deh, anda skrg bkn siapa2. Coba uji kemampuan mundurin kepala desa, pasti tak mampu.

https://t.co/BFMGnkSIBG— Ferdinand Hutahaean (@FerdinandHaean3) December 17, 2020

Mantan politisi Fraksi Demokrat tersebut juga mengungkap, ultimatum tersebut seolah-olah menganggap pelengseran Presiden merupakan hal yang mudah.

“Bisa-bisanya sok ancam-ancam, ultimatum penguasa seolah melengserkan presiden itu seperti mengusir ayam,” ujar Ferdinand Hutahaean.

Diberitakan sebelumnya, Amien Rais dalam pernyataannya justru mengatakan berniat untuk menemui langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Kami akan minta waktu untuk ketemu Pak Jokowi, ya langsung ke jantungnya kekuasaan. Jadi jangan takut,” kata Amien Rais.

Selain itu, Amien Rais juga mengungkap, dirinya berencana akan meminta Jokowi untuk tidak memberi ‘angin kencang’ kepada komunisme karena dianggap berat sebelah dalam hal relasi dengan Beijing (China).

Sementara itu, menyikapi aksi demo 1812, Amien Rais menyatakan tidak akan ikut berdemonstrasi sebab faktor usia.

Baca Juga :  Habib Muannas: Para Penyebar Paham Anti Pancasila Seharusnya Ditangkap

“Oh saya kira soal itu sudah cukup ya. Saya sudah sepuh ya,” ucap Amien Rais.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya tidak menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk aksi demo 1812 yang digelar di sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Tidak mengeluarkan, izin tidak dikeluarkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Kombes Pol Yusri menambahkan, pihaknya akan menindak kerumunan secara persuasif dalam upaya mencegah munculnya klaster baru Covid-19.

“Kita sampaikan, kalau ada kerumunan massa, kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan. Operasi kemanusiaan yang akan kita lakukan,” tutur Kombes Pol Yusri Yunus. (*)

Bagikan ini :