Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

KAMI Layu Sebelum Berkembang Pasca Kepulangan Habib Rizieq

Gatot dan KAMI Layu Sebelum Berkembang Pasca Kepulangan Habib Rizieq

Page Visited: 963
Read Time:1 Minute, 54 Second

Gatot dan KAMI Layu Sebelum Berkembang Pasca Kepulangan Habib Rizieq

Kini Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipimpin Gatot Nurmantyo dinilai sudah gembos dan melempem. Apalagi sekarang Habib Rizieq setelah pulang dari pelariannya di Saudi, gatot Nurmantyo dan Kami semakin tenggelam seakan tak pernah ada dalam kancah pertarungan politik tanah air. Setidaknya sampai hari ini, KAMI dan Gatot Nurmantyo tidak terdengar kabarnya di depan publik.

Sebelum kepulangan Habib Rizieq, KAMI yang dipimpin Gatot Nurmantyo mengalami guncangan keras setelah sejumlah pentolannya tersangkut kasus pidana dan ditahan polisi. Seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Anton Permana, dan lima orang lainnya kini mendekam di rumah tahanan polisi.

Mereka ditahan karena dituding menghasut demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Sejak itu, KAMI mulai jarang kegiatan lagi. Sampai kemudian Gatot Nurmantyo dipanggil Istana intuk menerima penghargaan Bintang Mahaputra, tapi Gatot Nurmantyo menolak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Tapi yang jelas Gatot menerima penghargaan itu walaupun terlihat malu-malu.

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Ajak Bersyukur Banyak Petinggi KAMI Ditangkap Polisi

Terbaru, sejumlah pentolan lainnya, malah mendeklarasikan Partai Masyumi Reborn pada Sabtu (7/11/2020) kemarin. Deklarasi Masyumi Reborn itu digelar di Aula Masjid Furqon, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Pimpinannya adalah tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Cholil Ridwan.

Ada pula dua deklarator KAMI yang ikut bergabung dengan Partai Masyumi Reborn, yakni Ahmad Yani dan MS Kaban. Selain itu, juga dihadiri sejumlah tokoh. Seperti Amien Rais, Abdullah Hehamahua, Bachtiar Chamsyah, hingga Fuad Amsyari.

Dikutip PojokSatu.id dari Rakyat Merdeka, Cholil menyatakan, pembentukan partai ini diklaim untuk memperjuangkan suara umat.

Netizen Kaitkan Partai Masyumi Reborn dengan Layunya KAMI

Sementara, Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani membenarkan ikut mendeklarasikan Partai Masyumi Reborn. Dia menegaskan, membangkitkan Partai Masyumi tidak ada hubungannya dengan KAMI.

Pendirian Partai Masyumi Reborn ini juga banyak dikomentari netizen.

“Nah ternyata sejumlah tokoh KAMI Deklarasikan Partai Masyumi Reborn,” kata akun @joeseaferman meramaikan.

“Tokohnya dipenjara dan bikin partai, KAMI gugur sebelum mekar,” timpal @SayaAdith.

“Kan nggak lucu ada soal sejarah, jelaskan alasan mengapa Partai Masyumi Reborn?” ledek @piossenlit.

Baca Juga :  Kehadiran Petinggi KAMI Ahmad Yani Ditunggu di Bareskrim

“Partai Masyumi deklarasi buat ada lagi, nanti kalau rivalnya juga deklarasi bagaimana hayo?” balas @ilhamuhammaad.

Akun @Moertadha memprediksi pembentukan Partai Masyumi cuma membuat beban negara.

“Sepertinya kebangkitan Partai Masyumi kini bukan didasari atas kuatnya ideologi, hanya sebagai gerbong baru tempat para oligarki berdagelan, sampah!” sahutnya.

“Katanya nggak mau jadi partai. Ini mah alamat gugur sebelum mekar,” sambar @subhan_mars.
(*)

Bagikan ini :