Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Gatot Nurmantyo Ajak Bersyukur Banyak Petinggi KAMI Ditangkap

Gatot Nurmantyo Ajak Bersyukur Banyak Petinggi KAMI Ditangkap Polisi

Page Visited: 975
Read Time:2 Minute, 10 Second

Banyak Petinggi KAMI Ditangkap Polisi, Gatot Nurmantyo Ajak Bersyukur Alhamdulillah

Jakarta – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo meminta publik untuk tidak mengkasihani para petinggi KAMI yang ditangkap polisi. Gatot justru mengajak publik untuk bersyukur atas penangkapan ini.

Gatot meminta publik tidak perlu meributkan para aktiivis KAMI yang hingga kini masih ditahan di Bareskrim. Gatot menegaskan keyakinannya, para aktivis KAMI merupakan pejuang bukan karbitan.

“Teman-teman jangan ributkan teman kita yang lagi ditahan di Bareskrim. Mereka semua pejuang bukan karbitan!” kata Gatot seperti dikutip dari Hops.id – jaringan Suara.com, Rabu (14/10/2020).

Gatot mengklaim kehadiran KAMI di Indonesia untuk memperbaiki kekacauan memang berisiko tinggi. Kakacauan apa yang dimaksud Gatot Nurmantyo, tidak jelas apa yang dimaksud mantan panglima TNI tersebut.

Yang pasti Gatot menegaskan, para aktivis yang tergabung di KAMI sudah memahami risiko tersebut dan para anggota KAMI lainnya siap melanjutkan perjuangan.

“Kami sudah menghitung segala risiko sampai risiko terberat. Kami sudah siap lahir batin, maka tidak perlu diributkan apalagi dikasihani. Justru ada berkah dan kami mengucap syukur alhamdulillah,” tutur Gatot Nurmantyo.

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Bersama KAMI Memang Berorientasi Politik dan Kekuasaan

Gatot meyakini para aktivis KAMI sudah memiliki mental kuat dan siap menerima konsekuensi apapun atas apa yang diperjuangkan. Tidak jelas mereka memperjuangkan apa, sebab mereka ditangkap polisi karena menjadi provokator demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja dan berakhir kerusuhan di mana-mana di berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, Gatot juga mengklaim para aktivis KAMI itu akan tetap senyum ceria meski ditangkap dan berada di balik jeruji tahanan. Dengan tegas Gatot meminta sipapun untuk membuktikan.

“Kalau ragu atas pernyataan kami, silakan jenguk dan lihat pasti disambut dengan senyum ceria. Jadi itulah insan KAMI. Semakin ditekan semakin bangkit! Lanjutkan perjuangan saudaraku!” tegasnya.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan anggota KAMI ditangkap polisi terkait aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Penangkapan anggota KAMI, salah satu kelompok yang vokal terhadap pemerintah, terjadi di tengah polemik soal “aktor intelektual” di balik kerusuhan dalam unjuk rasa menentang omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

KAMI membantah tudingan bahwa mereka berperan dalam kerusuhan, menyebut penangkapan ini merupakan bagian dari “pola lama” mengambinghitamkan kelompok yang berseberangan dengan pemerintah.

Baca Juga :  Analis Politik: Gatot Nurmantyo Akan Bawa Gerakan KAMI untuk Proyeksi 2024

Perlu diketahui, beberapa hari sebelum terjadi demo rusuh di berbagai daerah Indonesia, Gatot Nurmantyo menyerukan dukungan KAMI terhadap aksi buruh menolak Omnibus Law. Dan Gatot Nurmantyo mengajak anggota dan Simpatisan KAMI bergabung dalam demo buruh tersebut untuk menggalang kekuatan.

Kemudian demo tersebut berujung kerusuhan, diduga akibat provokasi dari grup WA KAMI, sehingga banyak anggota kami ditangkap polisi. Mereka adalah Juliana, Devi, Khairi Amri, dan Wahyu Rasari Putri dari KAMI Medan; Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Kingkin di KAMI Jakarta. (ummatina dari berbagai sumber)

Bagikan ini :