Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Gatot-Nurmantyo-Berorientasi-Politik-Tapi-Masih-Malu-malu

Gatot Nurmantyo Bersama KAMI Memang Berorientasi Politik dan Kekuasaan

Page Visited: 2453
Read Time:3 Minute, 9 Second

Gatot Nurmantyo Bersama KAMI Memang Berorientasi Politik dan Kekuasaan

Orientasi KAMI ternyata Kekuasaan dan Politik. Gatot Nurmantyo sendiri telah membongkar tujuan dan sikap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI dibentuk. Gatot Nurmantyo sebagai Presidium KAMI menyebut jika orientasi KAMI adalah kekuasaan dan politik. Namun beda fokus arah perjuangan dengan partai politik (Suara.com, 15/10/2020).

Atas pernyataan ini, membuat kita semakin tahu bahwa sebenarnya KAMI itu bukan saja gerakan moral seperti yang diakuinya yaitu politik langit yang berorientasi mencari ridho Allah Swt, tetapi ternyata juga gerakan politik terhadap pemerintah. Meski niatan KAMI bukan untuk memakzulkan Presiden Jokowi akan tetapi, KAMI punya niat untuk kekuasaan dan politik. Itu intinya.

Hal itulah yang meruntuhkan KAMI yang mengklaim gerakan moral rakyat. Berarti ada niatan untuk menghimpun massa dalam menguasai daerah maupun Indonesia. Tentu ini akan meruntuhkan kepercayaan rakyat bahwa KAMI tidak pas visi dan misinya kepada rakyat.

Rakyat butuh adanya cara-cara yang baik untuk sejahtera dan hidup lebih baik. Rakyat butuh cara-cara yang beretika demi sebuah perubahan. Akan tetapi, dengan pernyataan Gatot Nurmantyo sudah meyakinkan kita ada niatan Gatot Nurmantyo CS untuk berkuasa.

Baca Juga :  Kisah Ayah Berjuang Sembuhkan Anaknya dari Racun Doktrin Khilafah HTI

Semakin benar pernyataan Bu Megawati Soekarnoputri waktu lalu bahwa kelompok KAMI ingin jadi Presiden dan diajak buat partai politik saja.

Tidak masalah juga kalau ada niatan untuk berkuasa dan berpolitik, tapi bukan membuat pernyataan yang tidak pas kepada pemerintah, terlalu tendensius dan menyudutkan pemerintah.

Boleh-boleh saja Gatot Nurmantyo CS berkomitmen untuk berkuasa dan berpolitik asal cara-cara yang dipakai masih dalam koridor hukum yang ada atau tidak menyimpang.

Lihatlah bagaimana delapan anggota KAMI yang diungkapkan pihak kepolisian melakukan ajakan-ajakan untuk berdemonstrasi dengan hasutan agar berakhir dengan kericuhan. Bagaimana pihak kepolisian mengungkap bahwa WA grup WhatsApp KAMI sangat mengerikan. Hingga akhirnya mereka harus ditangkap dan diproses di jalur hukum.

Itulah buktinya bahwa anggota KAMI terlalu ambisius pada “kekuasaan”. Sangat layak kedelapan anggota KAMI tersebut diproses hukum atas segala perbuatan mereka terkait

Kita hanya berharap, penegakan hukum tetap ditegakkan. Ke-8 anggota KAMI yang ditangkap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. KAMI meski berorientasi pada politik dan kekuasaan tapi cara-caranya harus tetap pada nilai-nilai hukum yang berlaku. Jika ingin memberi masukan pada pemerintah maka lakukanlah dengan cara santun dan penuh tanggungjawab.

Baca Juga :  Di Mesir, Ikhwanul Muslimin Disebut Organisasi Teroris

(https://www.kompasiana.com/juandimanullang/5f8bd379d541df1af927b282/orientasi-kami-ternyata-kekuasaan-dan-politik)

Gatot memastikan meski orientasi KAMI adalah kekuasaan dan politik. Hanya saja KAMI adalah organisasi moral. KAMI hadir bukan untuk merebut atau mendongkel kekuasaan pemerintahan Jokowi saat ini.

Presidium KAMI itu juga mengakui KAMI sudah banyak dicurigai berbagi hal. Malahan pentolan KAMI dituding ingin menjatuhkan pemerintahan saat ini.

Dalam perbincangan dengan Refly Harun, Gatot mengakui terang-terangan KAMI hadir memang orientasinya kekuasaan dan politik.

“Ya memang gerakan kita ini untuk kekuasaan, dalam arti siapapun yang berkuasa kita berikan input, masukan agar sama dengan apa yang dicita-citakan rakyat yang ingin Indonesia maju dan demokrasi ditegakkan. Bukan kekuasan untuk KAMI, tapi untuk seluruh masyarakat,” jelas Gatot di kanal YouTube Refky Harun dikutip, Kamis (15/10/2020).

KAMI juga berorientasi politik, yaitu politik langit. Ini adalah fokus politik yang tak berambisi dan bernafsu mengejar kekuasaan.

“Kalau dikatakan politik, ya memang politik tapi politik langit. Kita bergerak dalam kebenaran bukan kebenaran manusia tapi kebenaran yang hakiki. Politik langit hanya kejar ridha Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  Deklator KAMI, Gatot Nurmantyo Dilaporkan PMII Bandung ke Polda Jabar

Melalui kanal YouTube Refly Harun, Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa ia dan juga KAMI bukanlah dalang demo UU Cipta Kerja yang berujung ricuh.

“KAMI selalu menyuarakan suara hati rakyat. Jadi apa yang menjadi suara hati rakyat pasti KAMI ada di situ, maka pada saat buruh protes KAMI mendukung, dukungan yang diberikan adalah dukungan moral tetapi KAMI tidak ikut dalam aksi demo.” ujar Gatot Nurmantyo, dikutip PORTAL JEMBER dari kanal YouTube Refly Harun.

Selain itu isu bahwa Gatot Nurmantyo dan KAMI menginginkan kekuasaan juga dibantah oleh Purnawirawan TNI ini. (ummati dari berbagai sumber)

Gatot Nurmantyo Berorientasi Politik, Tapi Masih Malu-malu.
Bagikan ini :