Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Gatot Nurmantyo Kini, Sah-sah Saja Kalau Saya Ingin Jadi Presiden

Gatot Nurmantyo Kini: Sah-sah Saja Kalau Saya Ingin Jadi Presiden.

Gatot Nurmantyo Kini: “Sah-sah Saja Kalau Saya Ingin Jadi Presiden”

Page Visited: 964
Read Time:1 Minute, 51 Second

Pernah Ngaku Hanya Berpolitik Langit, Gatot Nurmantyo Kini: “Sah-sah Saja Kalau Saya Ingin Jadi Presiden”

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo akhir-akhir ini ramai di berbagai pemberitaan terkait kegiatannya sebagai deklarator KAMI. Bahkan sejak awal berdirinya KAMI banyak pihak memberi penilaian terhadap gerak-geriknya menunjukkan keinginan bahwa Gatot Nurmantyo berpolitik, walaupun ini pernah dibantah bahwa KAMI hanya garakan moral. Kalaupun berpolitik hanyalah politik langit, yaitu mencari ridho Tuhan.

Sebelumnya, pada September lalu Gatot Nurmantyo menyerukan kepada khalayak bahwa PKI saat ini telah hidup kembali. Lalu selanjutnya Gatot makin bersemangat membangun Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), berkumpul dengan tokoh-tokoh yang punya kecenderungan menyalahkan pemerintah.

Kabar terbaru, Gatot berbincang dengan jurnalis kawakan Karni Ilyas yang tayang di kanal YouTube Karni Ilyas Club, Jumat (16/10/2020).

Video berdurasi setengah menit lebih itu diberi judul “KARNI ILYAS CLUB – ‘MANUVER’ JENDERAL GATOT.”

Dengan tegas, Jendral Gatot tidak lagi menyembunyikan keinginannya untuk jadi orang nomor satu di republik ini. Ya, Gatot suda tidak malu-malu lagi menyatakan keinginannya jadi presiden.

Baca Juga :  Klarifikasi KH Thaifur Ali Wafa Soal Wajib Taat kepada Habib Rizieq

“Hal itu sah-sah saja kalau saya punya keinginan,” ujar Gatot tanpa malu-malu lagi.

Meski demikian, tampaknya Gatot merasa tidak mungkin blak-blakan soal keinginannya jadi presiden saat situasi Indonesia tengah fokus menghadapi kesulitan akibat pandemi Covid-19.

Semakin tidak etis, menurut Gatot, memikirkan akan maju di bursa calon presiden 2024 apalagi dengan menjadikan KAMI sebagai kendaraannya.

Ia menegaskan, KAMI yang baru saja dibentuk biar berjalan sebagai gerakan moral rakyat Indonesia dari berbagai elemen.

Lebih dari itu, menurutnya KAMI dibentuk dengan tujuan untuk mewujudkan keadilan rakyat Indonesia.

“Biarlah setelah ini berjalan, nanti kita berpikiran lagi. Tapi ini dulu yang kita presentasikan untuk bangsa dulu,” ujarnya.

Presidium KAMI Khianati Kepercayaan Rakyat Kalau KAMI Jadi Partai

Saat disinggung terkait progeres KAMI ke depan, ia menegaskan bahwa gerakan tersebut tidak akan menjadi partai politik karena bisa mengkhianati rakyat.

“Kalau ini menjadi partai maka saya tegaskan di sini bahwa orang-orang KAMI, deklarator KAMI, presidium KAMI adalah mengkhianati kepercayaan rakyat,” imbuh Gatot.

Baca Juga :  Teror di Wina, Syaikh Al-Azhar Serukan Perang Lawan Terorisme

Pertanyaannya, Kalau KAMI nggak jadi Partai, lalu Pak Gatot mau jadi Presiden menggunakan kendaraan apa ya?

Hingga saat berita ini diturunkan, video Gatot Nurmantyo dan Karni Ilyas tersebut telah ditonton nyaris 174.000 ribu kali.

Inilah Video selengkapnya ….

Bagikan ini :