Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Gus Mus Mengenang Gus Iim Adik Gus Dur: Dulu Perlente Sekarang Mirip Sufi

Gus Mus Mengenang Gus Iim Adik Gus Dur: Dulu Perlente Sekarang Mirip Sufi

Page Visited: 1244
Read Time:3 Minute, 4 Second

Gus Mus pertama kali mengetahui Gus Iim karena dikenalkan oleh Gus Dur. Saat itu, sang adik Gus Dur ini selalu tampil perlente.

Adik bungsu Gus Dur, KH Hasyim Wahid yang akrab dipanggil Gus Iim meninggal dunia ada Sabtu (1/8/2020). Gus Mus (KH Ahmad Mustofa Bisri) mengenang sosoknya dan menceritakan perbedaan penampilannya dulu dan tampilannya terkini.

Menurut Gus Mus, dulu Gus Iim penampilannya sangat perlente. Namun, penampilan terkini membuatnya terkejut ketika bertemu kembali belakangan ini.

Kenangannya tersebut diceritakan Gus Mus dalam postingan di Instagram yang diunggahnya pada Sabtu (1/8/2020).

Baca juga : Adik Gus Dur Pernah Ingatkan Bahaya PKS dan Bicara Soal Masa Depan NU

Gus Mus pertama kali mengetahui Gus Iim karena dikenalkan oleh Gus Dur.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini mengatakan bahwa Gus Iim merupakan sosok yang ‘misterius’. Menurut Gus Mus, sikap adik Gus dur itu berbeda dengan Gus Dur.

“Sama-sama putera Pahlawan Nasional, sang kakak putera sulung dan sang adik putera bungsu. Keduanya sama-sama memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Sang kakak populer dan terbuka, sang adik tak suka menonjol dan ‘misterius’,” tutur Gus Mus.

Baca Juga :  Adik Gus Dur Pernah Ingatkan Bahaya PKS dan Bicara Soal Masa Depan NU

Gus Mus pertama kali mengenal Gus Iim karena diperkenalkan oleh Gus Dur. Ketika itu, Gus Iim selalu tampil perlente.

“Waktu itu setiap ketemu, kulihat sang adik selalu tampil perlente, dengan rambut kribo, berdasi, dan menenteng aktentas yang tampak mewah,” cerita Gus Mus.

Berdasarkan penuturan Gus Dur, ketika itu adiknya sedang menjalani kehidupan sebagai pengusaha dan berkantor di salah satu hotel berbintang.

Baca juga : Obat Anti Galau Menurut Gus Mus

Menurut Gus Mus kemudian selama beberapa tahun Gus Mus tidak pernah bertemu dengan adik Gus Dur itu lagi. Sosoknya jadi misterius seperti ‘hilang ditelan bumi’.

“Setelah beberapa tahun, muncul kembali dengan penampilan yang sangat berbeda,” ungkap Gus Mus.

Ketika diajak Gus Dur ke rumah adik bungsunya itu, Gus Mus betul-betul tercengang. Penampilan Gus Iim tidak lagi perlente.

Gus Iim saat ditemui hanya memakai kaus oblong dan sarungan. Cara bicaranya dianggap seperti sufi, kata Gus Mus.

“Sikapnya kepadaku pun berbeda. Kalau dulu, seperti umumnya pengusaha, terkesan acuh tak acuh kepada orang biasa, sekarang begitu ramah dan semanak sebagaimana kakaknya. Bicaranya kelihatan seperti seorang Sufi yang arif,” ujar Gus Mus.

Baca Juga :  Peran KH Hasyim Asy'ari dalam Menentukan Tanggal Hari Kemerdekaan RI

Gus Iim menulis Antologi puisi berjudul “Bunglon”

Tidak hanya itu, sosok Gus Iim juga pernah membuat kejutan dengan menulis Antologi puisi berjudul “Bunglon”. Banyak orang tidak menyangka karya antologi puisi itu berasal dari adik bungsu Gus Dur tersebut.

“Dan yang mungkin tak diketahui oleh banyak orang, tokoh ‘misterius’ yang sempat dijuluki pengamat Internasional ini, pernah menulis Antologi puisi berjudul ‘Bunglon’ yang dahsyat dan saat peluncurannya di TIM mengejutkan kalangan seniman yang tidak menyangka bahwa tokoh ini juga menguasai bidang seni seperti kakaknya,” ungkap Gus Mus.

Untuk diketahui, KH Hasyim Wahid atau Gus Iim, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2020) menjelang subuh, di Rumah Sakit Mayapada Jakarta.

Menurut keluarga, adik bungsu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini dimakamkan di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Baca juga : Tahun Duka, Empat Gus Cucu Pendiri NU Wafat dalam Tahun 2020

KH Hasyim Wahid atau Gus Iim merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Ia memiliki pengalaman di bidang pemerintahan sebagai salah satu pejabat di BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional).

Baca Juga :  Apa Maksud Menag Fachrul Razi soal Agen Radikalisme ‘Good Looking’?

Kecuali itu, Gus Iim juga pernah menjadi salah satu anggota dan pengurus dari PDI Perjuangan dan anggota YKPK (Yayasan Keluarga Pembina Kesatuan).

Gus Iim juga pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), satu almamater dengan kakaknya, Gus Sholah yang telah wafat lebih dulu pada 2 Februari 2020.

Tidak sama dengan Wahid bersaudara yang lainnya, Gus Iim ini tidak banyak dikenal publik, tapi sebenarnya dia sosok yang biasa disebut sebagai tokoh di balik layar. (Dari berbagai sumber)

Bagikan ini :