Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Habib Luthfi Tutup Latgab Banser di Markas Kodim Pekalongan

Habib Luthfi Tutup Latgab Banser di Markas Kodim Pekalongan

Page Visited: 1676
Read Time:1 Minute, 23 Second

Tutup Latgab Banser di Markas Kodim Pekalongan, Habib Luthfi Minta Banser Harus Hebat Dan Kuat

Untuk membentuk Barisan Ansor Serbaguna (Banser) memiliki jiwa yang hebat, kuat, dan siap bela ulama, kiai, dan NKRI diperlukan karakter yang kuat. Guna keperluan hal itu, Pembina Banser Habib Luthfi bin Yahya meminta Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan untuk melatihnya.

Dalam gelar apel penutupan latihan gabungan (Latgab) Banser Kota dan Kabupaten Pekalongan di Markas Kodim Pekalongan, Habib Luthfi berpesan kepada 80 Banser yang sudah dilatih keterampilan dan wawasan kebangsaan agar menjaga NKRI dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Banser sebagai komponen bangsa harus ikut menjaga NKRI. Oleh karena itu, saya telah meminta kepada TNI untuk melatih dalam hal wawasan kebangsaan, kedisiplinan, keterampilan, dan lain-lain yang terkait dengan pertahanan,” ujarnya.

Habib Luthfi Tutup Latihan Gabungan Banser

Mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Raji mengungkapkan, pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kedisiplinan kepada para peserta, membekali wawasan kebangsaan, dan materi lainya yang berkaitan dengan tugas-tugas Banser.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Tangkap Bachtiar Nasir, Ada Apa?

“Ada 80 anggota Banser dari Kota dan Kabupaten Pekalongan yang mengikuti kegiatan ini, tujuannya agar mereka mempunyai kedisiplinan yang kuat sehingga dalam melaksanakan tugas di lapangan bisa berjalan dengan baik serta mempunyai jiwa nasionalisme yang baik,” jelas Kasdim.

Ditambahkan, acara yang berlangsung selama 4 hari, Senin-Kamis, 11-14 Januari 2021 diberikan materi pelatihan meliputi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan tata cara pengamanan yang disesuaikan dengan obyek dan kondisi di lapangan.

Kodim 0710/Pekalongan juga membuka peluang bagi ormas lainnya untuk dididik mengenai kedisiplinan dan peningkatan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan serta bela negara.

“Ini penting agar para generasi muda Indonesia menjadi generasi yang tangguh dengan jiwa nasionalisme yang kuat,” pungkasnya. (*)

Sumber: NU Online

Bagikan ini :