Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Habib Muannas, Habib yang Berani Beri Nasehat ke Habib Rizieq

Page Visited: 1598
Read Time:1 Minute, 47 Second

Habib Rizieq Resmi Jadi Tersangka, Habib Muannas Beri nasehat ke Habib Rizieq

Penetapan Habib Rizieq dari saksi menjadi tersangka mendapat tanggapan dari Ketua Umum Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid atau Habib Muannas.

Habib Muannas memberikan nasehat kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI) tersebut agar bisa menempatkan diri sebagai warga Indonesia pada umumnya dalam menghadapi permasalahan ini. Agar rela menaggalkan kehabiban demi kelancaran proses hukum.

“Tempatkan diri sebagai WNI, tanggalkan kehabibannya, tanggalkan keulamaanya, insyaAllah selesai tak ada korban-korban lagi, semoga antum & keluarga sehat semua diberi jalan sama Allah, diberikan taufik & hidayah. kita ini sama indonesia, sama muslim, rukun & damai, kapan lagi klo gak sekarang,” tulis Habib Muannas di akun Twitter @Habib Muannas_alaidid, pada Kamis, 10 Desember 2020.

Habib Muannas juga meminta Habib Rizieq untuk segera penuhi panggilan dari Polda Metro Jaya agar tidak memperpanjang masalah.

“Afwan habib kalo ane boleh besaran, tolonglah antum sebaiknya penuhi panggilan biar umat tidak bingung khususnya yang mendukung dan masih mencintai antum, hindari ego semua demi kemaslahatan umat,” tuturnya.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Ormas Bergaya Preman Akan Disikat Semua

Padahal menurutnya usai Habib Rizieq minta maaf dan membayar denda, HRS seharusnya bisa penuhi panggilan tersebut.

“Kasus hukum antum ini sederhana hanya karena buat kerumunan, antum sudah minta maaf & bayar denda itu artinya antum akui bersalah. Maka ketika ada panggilan hukum sebaiknya dipenuhi aja, biar apa ? biar umat tidak diombang-ambingkan seperti hari ini,” kata Habib Muannas.

Habib Muannas berharap Habib Rizieq dapat mengesampingkan egonya.

“Mestinya jangan gitu kendalikan ego ya habibana. ini bkn melawan islam, karena dari Presiden, Menko Polhukam, Kapolri, Kapolda semua islam,” ucapnya.

Menurutnya ini soal mudah, tuntutannya pun maksimal hanya satu tahun penjara, dan itu pun hanya bisa terjadi jika nantinya Habib Rizieq terbukti bersalah.

“Jadi soal ini simple, antum dipanggil hukum, ikuti aja, tuntutannya maksimal hanya 1 (satu) tahun, itu pun kalau terbukti baru melaksanakan, tapi gak mungkin ditahan. saksi/orang yg diperiksa itu kan belum tentu bersalah, siapa tahu ada hikmahnya dibalik antum datang, apalagi tak membawa massa,” tuturnya.

Baca Juga :  Meskipun Bersorban, Pembuat Gaduh Itu Bukan Ulama Tapi Kriminal

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menaikkan status kerumunan di Petamburan Jakarta Pusat ke tingkat penyidikan, setelah polisi memeriksa mulai dari sekuriti hingga Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. (*)

Bagikan ini :