Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Page Visited: 1109
Read Time:1 Minute, 35 Second

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Hubbul wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman. Ini konsep paham kebangsaan (nasionalisme) yang ditanamkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari sangat tepat untuk zaman perang kemerdekan waktu itu. Bahkan sampai sekarang masih tetap aktual dan kontekstual di zaman milenial yang sarat dengan tantangan radikalisme yang terus menggerus rasa persatuan dan kebangsaan Indonesia.

Di masa hidupnya, dalam banyak kesempatan, Hadhratus Syaikh Hasyim Asy’ari sering menyampaikan ungkapan “Hubbul wathan minal iman”. Bukan berarti beliau berdalil dan mengatakan bahwa itu adalah hadits. Bukan seperti itu, akan tetapi beliau mengajak rakyat untuk mencintai negeri Indonesia ini. Beliau menggunakan slogan tersebut karena secara esensial maknanya memang benar seperti itu.

Indonesia merupakan Tanah Air yang beragam suku, budaya, dan agama, maka penerapan slogan “Hubbul Wathan Minal Iman” masih sangat relevan untuk menjaga persatuan dan perdamaian di Negara Indonesia.

Kemudian, maksud dengan “cinta tanah air” adalah berani membela dan mempertahankan dari rong-rongan musuh, kemudian memakmurkan tanah air, yakni memakmurkan dengan amal-amal saleh atau perbuatan-perbuatan yang baik. Tidak berbuat anarkis yang bisa merusak bahkan menghancurkan.

Baca Juga :  Muhadjir Effendi Ajak Milenial Berpikir Out Of The Box Seperti Pak Jokowi

Sedangkan tanah air manusia itu ada dua macam:

1). Tanah air jasmani, yaitu bumi tempat kita lahir dan berpijak menapaki kehidupan ini.

2). Tanah air ruhani, yaitu tanah air akhirat, tempat di mana ruh kita berasal dan akan kembali nantinya.

Masyarakat Timur Tengah tidak mengenal konsep Hubbul Wathon sehingga banyak dari mereka bersikap keras kepala, radikal dan menganggap tanah airnya tidak penting. Akibatnya mereka mudah tergiur ajakan untuk mendirikan negara baru dengan iming-iming tata kehidupan yang lebih baik dari tempat asalnya (tanah airnya).

Sikap radikal yang bercokol di kepala membuat mereka menjadi ringan tangan merusak dan menghancurkan tempat-tempat di mana mereka hidup. Di Suriah, di Irak, di Tunisia, di Libya kini merana dilanda kerusakan dan kehancuran beradaban karena tidak adanya hubbul wathon (cinta tanah air) tertanam di dada kaum radikal.

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman
Bagikan ini :