Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Kelompok Intoleran Perlu Dikucilkan dari Hubungan Masyarakat

Intoleransi Bibit Radikalisme, Bagaimana Menyikapinya?

Page Visited: 1690
Read Time:1 Minute, 19 Second

Intoleransi Bibit Radikalisme, Bagaimana Menyikapinya?

Banyak Kota telah berubah. Di Jawa Tengah ada Kota Solo, dan kota-kota lainnya merupakan tempat yang tak luput dari sasaran urbanisasi. Dari proses urbanisasi ini menyebabkan kompleksitas warga, jadi tidak heran jika banyak kota-kota telah berubah karakter warganya. Dulu dikenal ramah dan toleran kini berubah, dienal sebagai kota radikal sebab berkembangnya sikap intoleran.

Solo dulu dikenal sebagai kota yang halus, lembut dan ramah. Sampai-sampai terkenal julukan “Putri Solo” untuk menyebut wanita siapa saja dari mana saja yang ramah dan lembut. Kini sudah nyaris tak pernah terdengar julukan seperti itu akibat perubahan Solo yang semakin kompleks. Warga Solo sudah tidak murni Solo lagi.

Baca juga : Penjelasan Wapres KH Ma’ruf Amin Soal Larangan Paham Khilafah di Indonesia

Kelompok Intoleran Perlu Dikucilkan dari Hubungan Masyarakat

Banyak organisasi yang mengusung paham penyebab munculnya sikap intoleransi, itulah kenapa Solo berubah. Keadaan sudah parah, untuk mengembalikan Solo seperti dulu tidak mudah. Perlu kerja keras dan tegas menindak setiap pelanggaran sesuai hukum yang berlaku. Tindakan tegas ini membutuhkan nyali besar karena yang dihadapi adalah komunitas radikal yang sudah tumbuh besar.

Baca Juga :  Pancasila Mengakomodasi Semua Perbedaan Menjadi Satu Kesatuan Indonesia

Kita berharap semoga Solo dan kota-kota yang lain kembali kondusif setelah geger penyerangan oleh kelompok intoleran terhdapa keluarga Habib Umar Assegaf di Pasar Kliwon. Kita dukung Polri menindak tegas para pelaku kekerasan tersebut.

Baca juga : Singapura Was-was dengan Kemajuan Indonesia di Tangan Jokowi !

Dan untuk menutup kemungkinan terjadinya kekerasan terulang kembali, sikap masyarakat sudah seharusnya berani menyuarakan kontra intoleransi. Komunitas yang waras jangan cuek saja, tapi harus secara kolektif besar-besaran dan masif bersikap tegas menentang kelompok intoleran. Agar mereka sadar keberadaan mereka tidak disukai masyarakat.

Bagikan ini :