Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

ISIS di Mozambik

Jaringan Teroris ISIS di Mozambik Penggal 50 Orang Warga Desa

Page Visited: 875
Read Time:1 Minute, 17 Second

Kelompok Teroris Jaringan ISIS Penggal 50 Orang di Mozambik

MAPUTO – Sekurangnya 50 orang telah meninggal dipenggal oleh kelompok militan terkait ISIS di Mozambik. Para teroris itu diketahui merupakan jaringan kelompok ISIS yang pernah menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah beberapa tahun silam.

Dikutip dari laporan BBC, Selasa (10/11/2020), para militan teroris tersebut melakukan serangkaian serangan ke desa-desa di Mozambik dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya satu desa melihat lapangan sepak bola berubah menjadi “tempat eksekusi”, di mana para penyerang memenggal kepala dan mencincang tubuh korban.

Bernardino Rafael, komandan jenderal polisi Mozambik, mengatakan selama briefing hari Senin bahwa para penyerang menculik wanita dan anak-anak serta membakar sejumlah rumah.

“Mereka membakar rumah-rumah kemudian mengejar penduduk yang melarikan diri ke hutan dan memulai dengan tindakan mengerikan mereka,” kata Rafael sebagaimana dilaporkan Al Jazeera.

Provinsi Cabo Delgado yang kaya gas di Mozambik telah menjadi lokasi beberapa serangan yang dilakukan sejak 2017. Hingga 2.000 orang telah tewas selama konflik, sementara sekitar 430.000 lainnya kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Awal Sejarah Khilafah ISIS Sampai Jatuhnya Khilafah ISIS

Mozambique News Agency yang mengutip para korban selamat melaporkan bahwa dalam serangan terbaru, orang-orang bersenjata meneriakkan “Allahu Akbar”, melepaskan tembakan, dan membakar rumah-rumah ketika mereka menggerebek desa Nanjaba pada Jumat malam.

Menurut media tersebut, sekelompok militan terpisah menyerang desa Muatide, di mana mereka memenggal lebih dari 50 orang.

Pemerintah Mozambik telah meminta bantuan internasional untuk menghentikan pemberontakan, karena banyak yang menyerukan diakhirinya konflik secara damai.

Pekan lalu, sedikitnya 40 orang yang melarikan diri dari cengkraman kekerasan para teroris di Mozambik utara, mereka tenggelam ketika kapal mereka karam. (*)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda