Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Khilafah Ala HTI Produk Gagal yang Coba-coba Diterapkan di Indonesia

Khilafah Ala HTI Produk Gagal yang Coba-coba Diterapkan di Indonesia

Page Visited: 1118
Read Time:1 Minute, 10 Second

Khilafah Ala HTI Produk Gagal yang Coba-coba Dipaksakan penerapannya di Indonesia

Janganlah menjadikan negeri Indonesia sebagai kelinci percobaan, karena ongkos sosial, religi, politik, ekonomi dan keamanan sangat mahal. Sekali lagi, cobalah cari negera lain untuk menumpahkan nafsu politik kekuasaan HTI yang dibungkus dengan topeng Agama Islam. Lalu jika sudah ada negara model tersebut, mari kita bandingkan dengan negara Indonesia.

Jika sudah ada satu negara (state model) yang dimimpikan Hizbut Tahrir yang sukses misalnya, maka HTI tidak perlu teriak-teriak menjajakan khilafah, negara lain pasti akan studi banding dan mencontoh sistem pengelolaan model HTI tersebut. Jadi tak perlu dipaksa-paksakan untuk diterapkan di Indonesia sudah pasti akan mengikuti sistem khilafah ala HTI.

Baca juga : Kiai Misbahul Munir: “Cinta Tanah Air Itu Perintah Allah Dan Rasulullah Saw”

Sistem Khilafah Gagal di Timur Tengah Berdampak pada Pemurtatadan Syar'i

Bagaimana kita mau percaya, negara “idamannya” itu belum satu pun terbentuk sejak 1953 Hizbut Tahrir berdiri.

Jika khilafah yang dikoar-koarkan HTI itu benar dan sesuai dengan yang diimpikan, kenapa sejak tahun 1953 saat Hizbut Tahrir didirikan Taqiyudin an-Nabhani sampai saat ini belum bisa didirikan?

Baca Juga :  Hizbut Tahrir Ditolak di Negara-negara Muslim

Di negara asalnya saja, di Palestina dan Libanon Hizbut Tahrir ditendang dari tempat kelahirannya.

Bca juga : Ormas Petanesia Didirikan Habib Luthfi bin Yahya Demi Keutuhan NKRI

Bahkan pendirinya saja, Taqiyuddin an-Nabhani tidak sanggup menegakkan Hizbut Tahrir di negeri asalnya Palestina dan Lebanon, bahkan di Timur-Tengah saja dibabat habis. Lha kok malah mau ditanam di tanah air Indonesia, waras tah kalian?

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda