Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

FPI Klaim Anggotanya Tak Bersenpi, Polisi Sebut Munarman Bohong Bisa Dipidana.

Klaim Anggota FPI Tak Bersenpi, Jika Munarman Bohong Bisa Dipidana

Page Visited: 818
Read Time:1 Minute, 40 Second

FPI Klaim Anggotanya Tak Bersenpi, Polisi Sebut Munarman Bohong Bisa Dipidana

Munarman FPI membantah kabar dari kepolisian bahwa anggotanya dibekali senjata, apalagi senjata api (senpi). Munarman mengklaim anggota Laskar FPI terbiasa menggunakan tangan kosong untuk menyelesaikan masalah yang mengancam keselamatan. Menurutnya, keterangan polisi soal adanya senjata api yang dikuasai anggota FPI adalah upaya memutarbalikkan fakta.

“Laskar kami tidak pernah dibekali senjata api, kami terbiasa tangan kosong. Kami bukan pengecut. Jadi fitnah, dan ini fitnah luar biasa, memutarbalikkan fakta dengan menyebutkan bahwa laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan,” ucap Munarman FPI.

Pernyataan Munarman FPI yang merupakan klaim tidak didukung dengan bukti tersebut mendapat tanggapan dari Polda Metro Jaya. Polisi memastikan pihaknya memiliki bukti kuat terkait kepemilikan senjata api dari anggota FPI tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pun mengingatkan kepada pihak Munarman FPI, tiap keterangan yang tidak sesuai fakta dan disebarluaskan dari peristiwa tersebut, bisa dijerat dengan ancaman pidana.

Baca Juga :  Korlap Aksi 1812, Rizal Kobar Ternyata Dewan Pakar Saracen

“Kalau memang ada pernyataan seperti itu (laskar khusus FPI tidak bersenpi) jangan menyebarkan berita bohong. Itu bisa dipidanakan,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Menurut Yusri, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti terkait kepemilikan senjata api dari para anggota Laskar Khusus FPI yang menyerang polisi di jalan tol tersebut. Untuk itu dia meminta masyarakat untuk menahan diri dalam menyebarkan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya terkait peristiwa tersebut.

Yusri mengatakan salah satu bukti yang telah dikantongi polisi adalah identifikasi peluru yang digunakan para pelaku. Dia mengatakan para Laskar Khusus FPI pengawal Habib Rizieq Shihab tersebut menggunakan peluru kaliber 9 mm saat menyerang mobil petugas.

Dia menambahkan, pihak Polri kini akan melakukan uji balistik untuk memperkuat semua temuan tersebut.

“(Peluru) 9 mm. Masih uji balistik makanya kan perkembangan kasus masih kita dalami tiap alat bukti. Nanti kita gelarkan pra rekonstruksi dan rekonstruksi. Pada saatnya akan kita sampaikan,” ungkap Yusri Yunus.

Sebelumnya, Munarman dari Front Pembela Islam (FPI) membantah kabar bahwa anggotanya dibekali senjata, apalagi senjata api (senpi). FPI mengaku merasa difitnah terkait soal kepemilikan senjata api tersebut. (*)

Bagikan ini :