Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Gus Yaqut Menag

Serangan Kaum Radikal, MM Sebut Gus Yaqut Satpam Gereja Jadi Menag

Page Visited: 1230
Read Time:3 Minute, 16 Second

Serangan Kaum Radikal, Majelis Mujahidin Sebut Gus Yaqut Satpam Gereja Jadi Menag

Jakarta – Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut resmi dilantik jadi Menteri Agama yang baru oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan posisi Fachrul Razi, di Istana, Rabu, 23 Desember 2020.

Sosok Gus Yaqut yang juga Ketum Ansor dikenal sering menyampaikan pernyataan-pernyataan mengkonter pola pikir kelompok radikal yang menyudutkan pemerintah. Seperti diketahui, kelompok radikal ini sering membuat keributan dan gaduh di tengah masyarakat Indonesia.

Gus Yaqut adalah sosok yang bisa merangkul semua agama, dia salah satu tokoh muda dalam menjaga toleransi di negeri ini. Karena demikianlah, maka wajar jika kelompok radikal dan para Kadrun tidak suka dengan Gus Yaqut dan bahkan menyerangnya dengan berbagai bentuk serangan.

Sebelumnya Said Didu yang dikenal masyarakat sebagai tokoh Kadrun juga mengeluarkan pernyataan yang berbau SARA terhadap Gus Yaqut dengan mengatakan “Menag Gebuk Islam” yang mengakibatkan dirinya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ansor Jagakarsa. Kemudian Gus Yaqut juga diserang hoax dengan beredarnya foto Hoax hasil editan yang dinarasikan Gus Yaqut sebagai Duta Syahwat.

Baca Juga :  Tetap Waspada Terhadap Perekrutan Teroris Melalui Jejaring Offline

Baca juga: Gus Yaqut Baru Jadi Menag Sehari Langsung Diserang Hoax

Dan yang terbaru, Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, Irfan S. Awwas, membuat pernyataan “Kabinet Jokowi Angkat Satpam Gereja Jadi Menag” sebagaimana dimuat oleh media Panji Mas (25/12/2020), yang mana media ini juga pernah diblokir oleh Kominfo karena terindikasi sebagai media corong kelompok radikal.

Menurut Irfan S. Awwas, “Jika dalam kabinet Indonesia maju Jokowi, mengangkat “Satpam gereja” jadi menag. Bukan mustahil, Jokowi ingin dapat dukungan Banser NU untuk menjalin hubungan diplomatik dengan zionis Israel,” katanya, Rabu, 23 Desember 2020, dilansir dari Panjimas.com.

Irfan menilai diangkatnya Yaqut sebagai Menteri Agama, menurutnya Presiden Jokowi terkesan membiarkan kegaduhan yang sedang melanda negeri. Di sini kelihatan Irfan asal mangap, terang-terangan memutar-balikkan fakta dengan menuduh Ansor-Banser sebagai pembuat gaduh di tengah masyarakat.

Baca juga: Berkicau “Menag Gebuk Islam”, Said Didu Dipolisikan

Padahal kita tahu bersama bahwa Ansor-Banser adalah garda terdepan bersama aparat keamanan menjaga Indonesia dari rong-rongan kelompok radikal, Irfan tidak menyadari bahwa organisasinya juga terindikasi sebagai organisasi yang terkait dengan radikalisme yang sedang marak di Indonesia. Apapun yang dikatakan Irfan S. Awwas, namun dua ormas Islam Muhammadiyah dan NU telah menyambut baik dengan dilantiknya beberapa menteri baru terutama Yaqut Cholil Qoumas yang diangkat sebagai Menteri Agama.

Baca Juga :  Tak Terima ASN Dilarang Berafiliasi ke HTI - FPI, PKS Dibully Netizen

PBNU berharap Yaqut Cholil Qoumas bisa memimpin Kementerian Agama lebih baik. Sekjen PBNU, Ahmad Helmy Faishal Zaini meyakini bahwa Yaqut Cholil bisa memimpin Kementerian Agama lebih baik. Terlebih dalam upaya menghadapi tantangan radikalisme dan terorisme.

“Saya percaya dan yakin bahwa dengan rekam jejak Gus Yaqut yang selama ini memimpin Ansor dengan sangat baik, maka kita harapkan dalam ladang pengabdian yang baru di Kemenag ini bisa memimpin, terutama adalah menghadapi tantangan radikalisme dan terorisme,” ucapnya.

Helmy juga berharap Yaqut bisa memimpin dan membangun umat Islam menjadi agama yang penuh rahmat dan penuh perdamaian. Lebih jauh, Helmy juga mengingatkan agar persoalan ibadah haji hingga pesantren bisa lebih baik lagi ke depannya.

“Jadi kita harapkan Menag yang baru ini dapat membangun suatu mainstreaming, pengarusutamaan di dalam konteks menjadikan Islam sebagai agama yang penuh rahmat, penuh perdamaian,” ujar Helmy.

“Di samping itu, NU sendiri memandang bahwa agenda-agenda penting lainnya, penataan ibadah haji, pesantren, madrasah, kita harapkan dengan kepempimpinan Menag baru ini bisa lebih perform lah, bisa lebih baik ke depan,” sambungnya.

Baca Juga :  Gus Yaqut Menteri Agama: "Jadikan Agama Sebagai Inspirasi"

Seperti diketahui, pengumuman nama-nama menteri baru ini disampaikan langsung oleh Jokowi, yang didampingi Wapres Ma’ruf Amin, di Istana Negara, Selasa (22/12/2020), sekitar pukul 15.30 WIB. Tampak seluruh menteri baru Jokowi hadir di Istana mengenakan pakaian serba putih, jaket biru, dan celana berwarna hitam. Pengumuman disiarkan di akun Youtube Sekretariat Presiden.

Salah satu yang diumumkan yakni Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut sediri ditunjuk menjadi Menteri Agama RI menggantikan Fachrul Razi.

“Yang keempat, Yaqut Cholil Qoumas,” kata Presiden Jokowi dalam pengumuman menteri baru di Istana Merdeka, Selasa (22/12/2020).

“Akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama,” imbuh Jokowi. (*)

Bagikan ini :