Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Masjid Adalah Benteng Utama Tangkal Radikalisme

Masjid Adalah Benteng Utama Lawan Radikalisme

Page Visited: 1688
Read Time:1 Minute, 25 Second

Masjid Adalah Tameng Utama Lawan Radikalisme

“Kehadiran masjid di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan masyarakat dari paham radikalisme dan terorisme.” Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) Boy Rafli Amar, Jumat (23/10/2020).

Dia meminta masjid tidak disalahgunakan untuk menyebarkan paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Masjid juga diharapkan netral dari ideologi yang melakukan agitasi untuk kepentingan elektoral maupun distribusi materi keagamaan yang tidak ramah dan tidak santun.

Boy menilai, peran masjid salah satunya untuk mendidik anak-anak sejak usia dini agar terhindar dari paham radikalisme dan terorisme. Terutama, lanjut dia, di lingkungan pendidikan pondok pesantren.

Boy Rafli menemukan pola penyebaran baru ajaran radikalisme intoleran kepada masyarakat di Indonesia. Ajaran radikalisme intoleran tersebut disebar masif melalui media sosial yang saat ini dimanfaatkan oleh sebagian besar warga Indonesia, bahkan dunia.

Media sosial yang saat ini dimanfaatkan oleh lebih dari 120 juta warga di Indonesia, kata dia, dianggap sebagai media yang cukup efektif untuk menyosialisasikan ajaran radikalisme intoleran.

Baca Juga :  Semangat Nasionalisme Tangkal Propaganda Khilafah

“Kehadiran masjid di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan masyarakat dari paham radikalisme dan terorisme,” katanya saat melakukan kunjungan untuk membantu pembangunan Masjid di Pesantren Al-Qonaah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (23/10/2020), sebagaimana dilansir Antara.

Menurut dia, penyebaran paham radikalisme atau ideologi khilafah di Tanah Air hingga saat ini terus dilakukan kelompok-kelompok radikal di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Penyebaran paham radikal tersebut seringkali dilakukan di sejumlah rumah ibadah, salah satunya masjid. Jadi, sudah semestinya kegiatan di masjid mengedepankan nilai-nilai agama. Masjid harus menjadi tempat syiar bagi para pemuka agama, santri dan masyarakat.

Oleh karena itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, masjid dapat menjadi benteng pertahanan dari paham radikalisme. (*)

Bagikan ini :