Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Massa di Aceh Tolak KAMI karena Ancam Perdamaian dan Persatuan

Massa di Aceh Tolak KAMI karena Ancam Perdamaian dan Persatuan

Page Visited: 1085
Read Time:1 Minute, 3 Second

Dianggap Ancam Perdamaian dan Persatuan, Massa Tolak Kehadiran KAMI di Aceh

Massa yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Masyarakat Cinta NKRI menggelar unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (9/11/2020).

Mereka menolak kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di daerah itu. Kehadiran KAMI dianggap dapat mengancam perdamaian dan persatuan Indonesia.

Dalam aksinya massa membawa spanduk bertuliskan “Stop pecah belah anak bangsa demi keutuhan negara tercinta. Rakyat tolak deklarasi KAMI di Aceh”.

Koordinator aksi Heri Safrijal mengaku, kehadiran KAMI cenderung mendiskreditkan segala aspek kegagalan pengelolaan negara oleh Pemerintahan Joko Widodo.

“Kami menilai ini berpotensi mengancam keberlangsungan perdamaian di Aceh. Apalagi kami menilai kehadiran KAMI sudah memprovokasi pikiran-pikiran elemen sipil di Aceh,” kata Heri dilansir Antara.

Untuk itu, mereka mengajak masyarakat menolak kehadiran KAMI di Aceh, karena dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami menolak keras deklarasi KAMI di Aceh karena mengganggu konsentrasi pemerintah pusat dalam menjalankan agenda pembangunan serta penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Menolak Deklarasi KAMI di Monumen Tugu Juang

Massa juga meminta Polda Aceh memantau secara intensif pergerakan KAMI, baik berupa mobilisasi massa maupun isu-isu memecah belah elemen masyarakat Aceh.

“Mendesak Polda Aceh menindak tegas kelompok no yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengajak masyarakat tidak terprovokasi dan mendukung pemerintah pusat memperkuat Pancasila sebagai ideologi bangsa,” pungkasnya.

Bagikan ini :