Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Masuk Surga dengan Amal-amal Pemberat Timbangan Kebaikan

Masuk Surga dengan Amal-amal Pemberat Timbangan Kebaikan

Page Visited: 909
Read Time:3 Minute, 33 Second

Amalan-amalan Ini Akan Jadi Pemberat Timbangan Kebaikan Kita di Akhirat

Dalam proses kehidupan menuju alam akhirat nanti sebelum dimasukkan ke surga atau neraka, amal-amal kita akan ditimbang dengan timbangan amal yang disebut Al-Mizan. Lebih berat mana antara amal-amal kebaikan dan amal-amal keburukan yang pernah kita lakukan ketika hidup di dunia. Jika amalan kebaikan lebih berat maka kita dimasukkan ke surga. Sebaliknya jika amal-amal keburukan kita lebih berat akan dimasukkan ke neraka.

Baca juga : Kumpulan Shalawat Nabi untuk Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW

Menghadapi hari pembalasan itu setiap muslim dan muslimah yang cerdas pasti akan mempersiapkan bekal-bekal berupa amal-amal kebaikan untuk kehidupan abadi di surga. Di antara bekal itu adalah menyiapkan amalan-amalan yang bisa memberatkan timbangan amal kebaikan.

Amalan-amalan Pemberat Timbangan Kebaikan di Akhirat

Dalam Islam diwajibkan beriman dengan adanya Mizan, bahwa seluruh amal manusia akan ditimbang dalam timbangan amal (mizan) di akhirat. Jika timbangan amal baiknya lebih berat, maka pertanda ia akan selamat karena akan dijadikan penduduk surga yang penuh kenikmatan. Sebaliknya, jika timbangan amal buruknya yang lebih berat, maka pertanda ia akan celaka kerana akan merasakan kehidupan sebagai penduduk di neraka.

Baca Juga :  Tahun 2019, NU Care-LAZISNU Kirim 3526 Hewan Kurban ke 16 Provinsi Plus 5 Negara

Allah Ta’ala berfirman :

وَنَضَعُ ٱلْمَوَٰزِينَ ٱلْقِسْطَ لِيَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَٰسِبِينَ

“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala) nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al-Anbiya’: 47)

Juga firman Allah Ta’ala :

وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (8) وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ بِمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ (9)

“Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.” (QS. Al-A’raf: 8-9).

Baca juga : Nabi Muhammad Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi

Sebab itulah, setiap muslim harus mempersiapkan bekal amal kebaikan dengan berharap kepada Allah akan memberatkan timbangan kebaikannya sehingga ia akan beruntung dengan karunia Allah ta’ala. Ada beberapa amalan yang memiliki pahala besar dan dapat menjadi pemberat timbangan amal kebaikan kita, di antaranya:

  1. Akhlak yang Terpuji.
Baca Juga :  Ayat dan Wasiat Rasul dalam Berdakwah, Dai dan Ulama Harus Paham

Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ شَيْءٍ أَثْقَلُ فِي مِيْزَانِ المُؤْمِنِ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ، وَإِنَّ اللهَ يُبْغِضُ الفَاحِشُ البَذِي

“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat selain akhlaknya yang baik. Allah sangat membenci orang yang kata-katanya kasar dan kotor.” (HR Tirmidzi)

  1. Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya Shalawat atas Nabi shallallahu alaihi wa sallam termasuk yang memberatkan timbangan.”( HR. Al-Hakim dan Imam At-Tirmidzi )

  1. Mengucapkan Syukur Alhamdulillah.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Ucapan Alhamdulillah memenuhi timbangan ( Mizan ).” (HR Muslim)

  1. Kalimat Tauhid “Laa Ilaha Illallah”.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Kalau sekiranya tujuh petala langit dan bumi dan segala isi nya di letakkan pada satu piring timbangan sedang Laa Ilaha Illallah diletakkan pada sebelah lain niscaya kalimat tauhid itu akan melebihi berat langit dan bumi.”( HR. Ahmad )

  1. Ucapan Tasbih “Subhanallahi Wabihamdih Subhanallahil Azhiim”.
Baca Juga :  Mushaf Al Quran "Ar Risalah" Dilengkapi Pedoman Amaliyah Aswaja

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Dua kalimat ringan pada lisan berat pada timbangan dan menimbulkan cinta kepada Tuhan yaitu : Subhanallahi Wabihamdihi, Subhanallahil Azhiim.” (HR. Bukhari )

Bagikan ini :