Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Bersenjata Berat, Demonstran Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

Membawa Senjata Berat, Demonstran Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

Page Visited: 956
Read Time:1 Minute, 4 Second

Bersenjata Berat, Demonstran Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

LOUISVILLE – Di AS sekelompok demonstran kulit hitam dengan membawa senjata berat berpawai di Louisville, Kentucky, menuntut keadilan untuk Breonna Taylor.

Taylor merupakan perempuan kulit hitam yang terbunuh bulan Maret 2020 saat personel polisi menerobos masuk ke apartemennya. Unjuk rasa ini terjadi pada Sabtu (25/7/2020) waktu setempat.

Sejumlah demonstran membawa senapan semi otomatis dan shotgun serta mengenakan baju paramiliter hitam. Mereka berjalan menutup persimpangan saat mereka dipisahkan oleh polisi dari tim anti-demonstran.

Kelompok milisi kulit hitam yang disebut NFAC itu menuntut keadilan bagi Taylor, 26, teknisi medis darurat yang tewas saat baku tembak ketika investigator narkoba memburu seseorang yang masuk ke rumahnya di Louisville, empat bulan lalu.

Seorang personel polisi dalam penggerebekan itu dipecat oleh departemen kepolisian setempat pada Juni. Dua personil lainnya diberi sanksi administratif. Tak ada dakwaan yang diajukan pada ketiga personel polisi itu.

Ketua NFAC John “Grandmaster Jay” Johnson mendesak para pejabat mempercepat investigasi kematian wanita itu dan transparan.

Baca Juga :  2.500 Channel YouTube Berbahasa China Dimusnahkan, Dianggap Menyesatkan

“Jika Anda tidak memberi tahu kami apapun kami akan berpikir bahwa Anda tidak melakukan apapun,” papar Johnson ketika berunjuk rasa.

Kematian Taylor kembali disoroti setelah kematian warga kulit hitam George Floyd yang memicu unjuk rasa nasional mengecam kebrutalan polisi dan bias rasial dalam sistem peradilan kriminal AS. (qa/ummatina)

Bagikan ini :