Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Mengajak Mantan Anggota HTI Kembali ke Pancasila

Mengajak Mantan Anggota HTI Kembali ke Pancasila

Page Visited: 1153
Read Time:1 Minute, 47 Second

Keberadaan HTI di Indonesia jelas-jelas menentang eksistensi negara Indonesia. HTI ada di Indonesia menjadi agen dari Hizbut Tahrir yang berpusat di London Inggris. Keberadaannya di Indonesia memilki cita-cita mendirikan negara khilafah Islamiyah di Indonesia. Sudah tentu khilafah Islamiyah yang dimaksud adalah khilafah ala HTI. Ingat, khilafah Islamiyah itu banyak kelompok pengusungnya dengan khilafah Islamiyah versi kelompok pengusungnya.

Karena keberadaan HTI di Indonesia dianggap benar-benar membahayakan eksistensi NKRI, maka HTI harus dibubarkan pada tahun 2017. Lalu kemana para mantan anggota HTI sekarang, apa yang mereka lakukan sekarang? Apakah mereka masih membenci NKRI dan Pancasila sebagai thogut-thogut yang harus dibasmi dari bumi Allah? Iya, ternyata mereka masih tetap seperti itu, masih benci dengan NKRI dan Pancasila. Hal ini karena cita-cita mendirikan negara khilafah tidak pernah padam dalam diri mereka. Doktrin khilafah begitu kuat menancap di hati dan otak mereka.

Namun demikian, apapun yang ada dalam diri mereka yang sebenarnya bisa menjadi aklasan buat kita pantas membenci dan memusuhi mereka, tetapi lebih baik kita tidak memusuhi mereka. Setidaknya hal ini sering kita dengar seruan dan ajakan para tokoh nasional agar kita tidak membenci dan tidak memusuhi mantan anggota HTI.

Baca Juga :  Ideologi Khilafah Itu Intoleran, Radikal dan Melahirkan Terorisme

“Jangan dimusuhi termasuk mantan-mantan HTI, mereka bukan musuh, tapi mereka kelompok yang perlu dididik, dicerahkan,” kata Jimly Asshiddiqie dalam acara Sarasehan bertajuk “Peran Umat Islam Dalam Mempelopori, Mendirikan, Mengawal dan Membela NKRI” di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (1/4/2019), seperti dikutip Antara.

“Dengan adanya putusan tersebut (pembubaran HTI), pemerintah mengajak segenap eks anggota HTI untuk kembali ke pangkuan Pancasila dan NKRI yang sesungguhnya amat religius ini,” kata Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk kembali memahami Pancasila sebagai ideologi negara, seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, Senin, 7 Mei 2018.

Walaupun ajakan itu sulit untuk dilaksanakan karena doktrin khilafah sudah mendarah mendaging dalam diri mantan anggota HTI, kita lebih baik sabar menunggu. Iya, kita menunggu mereka sadar dan kembali ke Pancasila dan NKRI.

Atau sebaliknya, kita menunggu mereka semakin menjadi-jadi dan akhirnya melakukan perebutan kekuasaan atas NKRI? Oh, no! Kita jadi serba salah menghadapi mantan anggota HTI yang mabuk khilafah ini.

Baca Juga :  Info Grafik Lebih Jelas Tentang RUU HIP
Mengajak Mantan Anggota HTI Kembali ke Pancasila
Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda