Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

KH Hasyim Muzadi, Menolak Khilafah di Indonesia

Menolak Gagasan Khilafah HTI Bukan Mengingkari Khilafah

Page Visited: 923
Read Time:1 Minute, 3 Second

Ada narasi aneh tapi nyata, bahwa orang yang menolak gagasan khilafah disamakan dengan menolak eksistensi kekhalifahan. Narasi ini sangat ngawur dan lemah, sebab umat Islam yang menolak gagasan khilafah sesungguhnya tidak mengingkari eksistensi khilafah sebagai bagian dari sejarah Islam.

Jika yang dimaksud sistem khilafah itu adalah sistem kekhalifahan yang banyak tumbuh setelah Nabi wafat, maka itu pun tidak ada sistemnya yang baku. Di antara empat khalifah rasyidah atau Khulafa’ al-Rasyidin saja sistemnya juga berbeda-beda.

Tampilnya Sayyidina Abu Bakar sebagai khalifah memakai cara pemilihan, sayyidina Umar ibn Khaththab ditunjuk oleh Abu Bakar, sayyidina Utsman ibn Affan dipilih oleh formatur beranggotakan enam orang yang dibentuk oleh Sayyidina Umar.

Begitu juga Sayyidina Ali ibn Abi Thalib yang keterpilihannya disusul dengan perpecahan yang melahirkan khilafah Bani Umayyah.

Setelah Bani Umayyah lahir pula khilafah Bani Abbasiyah, khilafah Turki Utsmany (Ottoman) dan lain-lain yang juga berbeda-beda.

Yang mana sistem khilafah yang baku yang ingin ditegagkkan di NKRI? Tidak ada, kan? Yang ada hanyalah produk ijtihad yang berbeda-beda dari zaman ke zaman dan dari wilayah ke wilayah.

Baca Juga :  Tokoh HTI Dikirim ke RS Jiwa, Stres Ingin Tegakkan Negara Khilafah Islamiyyah

jadi tidak sama dengan sistem negara Pancasila yang sudah baku sampai pada pelembagaannya. Sistem negara Pancasila merupakan produk ijtihad yang dibangun berdasar realitas masyarakat Indonesia yang majemuk, sama dengan ketika Nabi membangun Negara Madinah.

KH Hasyim Muzadi, Menolak Khilafah di Indonesia
Bagikan ini :