Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Militer Indonesia Akan Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi

Militer Indonesia Akan Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi

Page Visited: 1498
Read Time:1 Minute, 13 Second

JAKARTA – Inovasi dan teknologi menjadi indikator penilaian kemajuan sebuah bangsa dan negara. Tak mau terlalu kalah dengan negara lain, pemerintah Indonesia juga terus menggencarkan inovasi untuk produk di dalam negeri.

Salah satu produk teknologi yang saat ini dikembangkan yakni dalam hal kemandirian pertahanan teknologi nasional. Pemerintah sedang merakit pesawat nirawak Puna jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam, yang memiliki kemampuan terbang full 24 jam.

Baca juga : Propaganda Khilafah HTI Bisa Jadi Bom Waktu di Indonesia

Puna MALE merupakan hasil konsorsium antara Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN (Kemenristek/BRIN) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan), yang dipimpin oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Puna MALE akan dilengkapi dengan senjata, dan telah menerima sertifikasi tipe dari Indonesia Military Airworthiness Authority,” kata Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro, Senin (10/8/2020).

Lebih lanjut, Bambang memaparkan, hasil pengembangan Puna MALE akan diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia, dan ditargetkan akan mulai terbang atau first flight pada Januari 2021.

Baca Juga :  Universitas Jerman Beri Penghargaan Dosen Terbaik kepada Profesor Indonesia

Sementara untuk mendukung program tol laut, kementerian juga pengembangan pesawat angkut berjenis amfibi N219A dengan teknologi komposit.

“Program ini telah memasuki tahapan desain float yang sesuai dengan aircraft N219,” imbuh Bambang.

Baca juga : Mengenal Masirah Kubra HTI di Indonesia

Nantinya, pesawat ini difungsikan untuk berbagai keperluan, seperti pesawat penumpang, cargo, carter industri lepas pantai untuk keperluan search and rescue dan bencana, hingga pelayanan kesehatan dalam bentuk ambulance udara.

Foto 1: Pesawat nirawak Puna jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam, yang berkemampuan terbang selama 24 jam. (qa/ummatina)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda