Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Mohammed Bin Salman Diancam Saat Pertemuan di Riyadh

Page Visited: 1229
Read Time:2 Minute, 18 Second

Saat Pertemuan di Riyadh, Pompeo dan Netanyahu Ancam Mohammed Bin Salman

Arab Saudi – Seorang analis terkemuka mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman telah diancam dalam pertemuan di Riyadh Minggu lalu oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Tekanan adalah untuk menyatakan normalisasi hubungan dengan Tel Aviv atau menunggu resiko dan konsekuensi yang tak terhindarkan saat Joe Biden mengambil alih kekuasaan di Amerika Serikat.

seorang analis senior Timur Tengah, Seyed Hadi Seyed Afqahi, saat menguraikan pertemuan baru-baru ini antara bin Salman, Pompeo dan Netanyahu di Riyadh, mengatakan bahwa mereka telah menekan putra mahkota Arab Saudi untuk menyatakan normalisasi hubungan dengan Tel Aviv dan juga mengambil bagian dalam petualangan baru Amerika Serikat dan Israel di kawasan sebelum masa jabatan Presiden Trump berakhir.

Analis tersebut mengatakan kepada FNA pada Selasa (24/11) bahwa pada pertemuan tersebut, Amerika dan Zionis berusaha keras untuk meyakinkan Mohammed Bin Salman bahwa mereka memerlukan langkah mengejutkan di kawasan, tetapi bin Salman telah waspada terhadap langkah baru seperti itu, dan mengingatkan mereka bahwa bujukan mereka beberapa tahun lalu untuk membuka perang dan menaklukkan Yaman dalam waktu singkat menjebaknya dalam rawa dan telah menghasilkan cukup banyak masalah baginya.

Baca Juga :  Pengadilan Yaman Vonis Mati Raja Saudi, Putra Mahkota dan Trump

Mohammed bin Salman mengingatkan mereka bahwa mereka dulu memberitahunya bahwa Ansarullah adalah kelompok yang sangat kecil dan dia dapat dengan mudah mengatasinya, tetapi dia dipaksa untuk bertahan selama lima tahun di Yaman dengan penuh luka.

Afqahi menambahkan bahwa Netanyahu mengancam bin Salman bahwa jika ia tidak mau bergabung dan berbagi peran dalam skema mereka tersebut, maka akan berdampak dan memberikan pukulan berat bagi mereka bertiga, yaitu putra mahkota Arab Saudi, Trump dan Netanyahu.

Bahkan Pompeo pada pertemuan ini mengancam Mohammed bin Salman dengan pilihan yang akan diambil oleh presiden terpilih AS yang baru, dan masalah Biden dengan keluarga bin Salman. Pompeo mengatakan kepadanya bahwa Joe Biden sekarang berhubungan dengan seorang anggota (lain) keluarga kerajaan Arab Saudi dan bahkan mungkin tidak akan mengizinkannya naik tahta (setelah ayahnya), atau bahkan menggulingkannya sebagai putra mahkota.

Afghahi juga menambahkan bahwa Pompeo-Netanyahu telah mengancam MbS dan mencoba membuatnya mengerti bahwa ia harus memulai petualangan besar di kawasan, tetapi MbS tampaknya telah menolak permintaan mereka, mengatakan bahwa ia lebih suka mengambil kesempatan dengan Biden, dan pertemuan tersebut tampaknya berakhir dengan kegagalan”.

Baca Juga :  Kelompok Teroris Guncang Baghdad dengan 2 Bom Bunuh Diri

Seorang menteri kabinet senior mengatakan kepada media berita lokal bahwa Netanyahu melakukan perjalanan ke Arab Saudi selama akhir pekan lalu, menandakan adanya terobosan potensial bagi Israel saat berusaha untuk diterima di kawasan.

Berbagai outlet berita Israel dan Axios, mengutip sumber-sumber Israel, melaporkan pada hari Senin bahwa Netanyahu telah bertemu dengan Mohammed bin Salman selama kunjungan dengan Pompeo, pertemuan pertama yang diketahui antara putra mahkota dan Netanyahu.

Di Radio Angkatan Darat Israel, Menteri Pendidikan Yoav Gallant memberi selamat kepada Netanyahu atas “pencapaian luar biasa”. (*)

Bagikan ini :