Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Penyebab Su'ul Khatimah, Ini Kata Imam Al-Haddad

Nasehat Imam Al-Haddad Soal Kematian Su’ul Khotimah

Page Visited: 924
Read Time:1 Minute, 21 Second

Penyebab su’ul khatimah Menurut Imam Al-Haddad dalam Kitab An-Nashoihud Diniyyah (nasehat-nasehat Agama)

Kita semua pasti kelak jika tutup usia ingin husnul khatimah (akhir hidup yang baik), sebaliknya kita tidak ingin su’ul khatimah atau akhir hidup yang buruk. Untuk selamat dari kematian su’ul khotimah, ada baiknya kita mengetahui apa saja penyebab su’ul khotimah?

Berikut adalah penjelasan singkat yang dikutip dari Syaikhul Islam Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad (1634-1720) dalam Kitab An-Nashoihud Diniyyah. Ulama besar kelahiran Yaman itu mengingatkan agar umat muslim tidak jatuh dalam su’ul khotimah (akhir hidup yang buruk).

Dalam hidup ini yang wajib diimani bahwa tidak ada pelindung dari keputusan Allah dari kematian su’ul khotimah kecuali siapa yang dirahmati-Nya.

Habib Abdullah Al-Haddad menerangkan banyak orang mengalami su’ul khotimah karena meremehkan salat fardhu dan mengabaikan kewajiban menunaikan zakat. Begitu pula orang yang suka menggunjing (ghibah) kejelekan-kejelekan orang lain.

Penyebab su’ul khatimah lainnya adalah, gemar mengurangi takaran dan timbangan, dan orang yang suka menipu kaum muslimin dan mencurangi mereka.

Baca Juga :  Akhirnya Alfian Tanjung Minta Maaf Terbuka kepada Ansor, Banser, dan NU

Selain itu, orang yang menyeleweng dalam urusan agama dan dunia, orang yang mendustakan para waliyullah (wali Allah) dan menyalahkan mereka tanpa hak. Kemudian orang yang mengaku dirinya wali memiliki maqam tanpa kebenaran.

Perbuatan yang paling dikhawtirkan bisa menyebabkan su’ul khotimah ialah bid’ah dalam urusan agama. Bid’ah dalam urusan agama, misalnya membuat hal baru dalah hal ibadah mahdhoh, seperti sholat, puasa, zakat, dan haji. Adapun terkait ibadah ghoiru mahdhoh kita dibolehkan yang dikenal dengan bid’ah hasanah (bid’ah yang baik).

Bagitu pula yang menjadi penyebab su’ul khotimah yaitu menyembunyikan keraguan akan keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya serta ragu soal adanya hari kiamat. (qa/ummatina)

Bagikan ini :