Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Pemerintahan Berjiwa Islami Itu Pemerintahan yang Bagaimana

Negara dan Pemerintahan Indonesia Sudah Berjiwa Islami

Page Visited: 654
Read Time:1 Minute, 31 Second

Akhir-akhir ini banyak orang berteriak ingin mengganti sistem pemerintahan di Indonesia, karena dianggap tidak Islami dan merusak moral bangsa. Bahkan semua permasalahn yang terjadi di Indonesia, termasuk munculnya wabah virus Corona disebabkan sistem pemerintahan yang tidak Islami. Satu-satunya solusi untuk semua permasalahan itu adalah harus ditegakkan sistem negara Islam, yakni khilafah.

Mereka tidak bisa melihat upaya-upaya pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat. Bahkan upaya-upaya apapun oleh pemerintah demi kesejahteraan rakyat selalu dipersalahkan. Karena yang ada dalam pikiran mereka adalah khilafah, khilafah, khilafah!

Baca juga : Ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah Habib Ali Al-Jufri: “Tinggalkan Omong Kosong Khilafah”

Indonesia memang bukanlah negara Islam, namun sistem yang diterapkan di Indonesia adalah sistem yang Islami. Pada zaman Nabi Muhammad, beliau tidak pernah melarang warganya untuk memeluk agama, di negara Indonesia juga demikian. Bahkan Indonesia punya lima lebih agama yang dianut oleh warganya.

Tidak hanya itu, bila dalam Islam menyeru untuk senantiasa berbuat adil dan baik sesama manusia, negara Indonesia juga mengajak kepada hal yang sama seperti tertera dalam sila ke-dua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab.

Baca Juga :  Kita Menganut Kekhalifahan dengan Bentuk Negara Republik Sistem Demokrasi Berasaskan Pancasila

Maka dengan demikian Indonesia tak perlu di-Islamkan karena sudah Islami.

Dalam hal ini, Gus Dur pernah mangatakan bahwa, Indonesia bukan negara agama, tapi negara beragama. Ada enam agama di Indonesia jadi tolong hargai lima agama yang lain. Walaupun terlihat simple, kata ini bermakna dalam bagi orang yang merasakan bagaimana keragaman agama itu ada di Indonesia.

Dengan keragaman ini, Gus Dur mencoba bagaiamana semua agama bisa saling menghargai dan tidak mengklaim Indonesia sebagai negara agama, melainkan negara yang beragama.

Baca juga : Para Ulama Aswaja Angkat Bicara Soal Khilafah Hizbut Tahrir

Maka dari itu, keberagaman agama yang ada di Indonesia akan selalu saling menguatkan satu sama lain, karena pada hakikatnya agama tak pernah menyeru untuk saling membeci dan menghancurkan satu sama lain, semua agama menyeru pada kebaikan.

Pemerintahan Berjiwa Islami Itu Pemerintahan yang Bagaimana
Bagikan ini :