Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

NU Jabar Tolak Undangan "GERAK" untuk Aksi Penolakan RUU HIP dan Komunis

NU Jabar Tolak Undangan “GERAK” untuk Aksi Penolakan RUU HIP dan Komunis

Page Visited: 1044
Read Time:1 Minute, 8 Second

NU Jabar menolak undangan “GERAK” untuk Aksi Penolakan RUU HIP dan Komunis karena NU Jabar punya alasan kuat. Seperti diketahui, NU adalah Ormas Islam terbesar di dunia yang punya peran besar dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

Baru-baru ini NU Jabar diudang untuk aksi demo oleh sekelompok massa. Tetapi NU Jabar dengan tegas menolak undangan tersebut, yaitu undangan dari Gerakan Rakyat Anti Komunis (GERAK) Jawa Barat. Penegasan ini disampaiakan NU Jabar dalam bentuk surat jawaban tertanggal 09 Juli 2020.

Baca juga : Soal Isu Komunisme Menurut Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam

Alasan penolakan NU Jabar terhadap Undangan GERAK tersebut karena NU sudah sangat jelas brsikap pada tanggal 16 Juni dengan meminta proses legislasi RUU HIP dihentikan. Dan untuk memperjuangkan hal tersebut, NU senantiasa mendahulukan pendekatan dialog dan musyawarah.

Dalam surat jawaban kepada GERAK, NU juga menegaskan bahwa secara prinsip NU menolak ideologi komunis dan khilafah yang akan merongrong ideologi Pancasila.

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Ajak Bersyukur Banyak Petinggi KAMI Ditangkap Polisi

Karena itulah NU Jabar meminta kepada GERAK untuk tidak menyertakan Lambang dan Identitas NU lainnya dalam berbagai bentuk publikasi dan aksi seperti yang dimaksud dalam undangan GERAK.

Baca juga : Penemuan Yusuf Muhammad Siapa Dalang di Balik Isu PKI

Surat Jawaban NU Jabar kepada GERAK Jawa Barat tersebut ditanda-tangani oleh Wakil Ketua NU Jabar Dr. KH. Abubakar Sidik, M.Ag, dan Sekretaris H. Asep Saepudin Abdillah.

Berikut ini surat Jawaban NU Jabar kepada GERAK Jawa Barat :

Bagikan ini :