Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Obat Anti Galau Menurut Gus Mus

Obat Anti Galau Menurut Gus Mus

Page Visited: 1417
Read Time:1 Minute, 21 Second

Gus Mus Ditanya Netizen Makna Galau dan Mengeluh, Lalu Gus Mus Menjawab Sekaligus Memberikan Obat Anti Galau

Nyaris setiap orang pasti pernah mengalami galau. Akibat dari galau, seseorang dapat terus menerus mengeluh selama tidak kunjung menemukan Kedamaian.

Salah satu netizen bernama Nor Kholis menanyakan ke Kyai Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus. Nor Kholis menanyakan soal makna galau dan mengeluh.

“Ngapunten gus, mau tanya. Apa makna galau dan mengeluh? Apakah keduanya di perbolehkan dalam menjalani skenarione urip hidup seng di sutradarai kaleh gusti Allah (sekenario hidup yang diatur oleh Allah)?” tanya Nor Kholis melalui akun Twitternya, Selasa (26/03/2019).

Baca juga : Humor Gus Dur : Agama Gus Dur Paling Jauh dari Tuhan

Gus Mus yang juga aktif di media sosial Twitter menjawab pertanyaan Nor Kholis. Menurut dia, galau Adalah persaan tidak tentran atau tidak tenang yang dialami seseorang. Adapun mengeluh ialah pernyataan kesusahan yang dalam, istilah Jawa disebut “sambat”.

Baca Juga :  Ini 4 Ibadah Sunnah yang Sering Terabaikan dalam Keseharian Kita

Kecuali menjawab makna, Gus Mus juga memberikan obat ke penanya supaya dapat sembuh dari penyakit yang namanya kegelisahan, sebagaimana tuntunan agama Islam. Yaitu, dengan banyak berdzikir sebab dzikir dapat menenangkan hati.

“Galau ialah rasa tidak tentram, tidak tenang. Obatnya: dzikir Allah. Mengeluh ialah mengumumkan susah, protes, Jawa: sambat,” jawab Gus Mus di hari yang sama.

Baca juga : Gus Dur : Perbedaan NU dan Muhammadiyah

Menurut Gus Mus, mengeluh sejatinya tidak problem. Asalkan, keluhan disampaikan langsung ke Allah. Keluhan yang tidak disampaikan ke Allah lebih sering melahirkan kesia-siaan.

“Mengeluh ke selain Allah, sering cuma sia-sia,” sambugnya.

Berikut ini screenshot tanya jawab Gus Mus dengan netizen:

Obat Anti Galau Menurut Gus Mus

Mari perbanyak dzikir ke Allah supaya hati kita jadi tenang dan tentram.

Bagikan ini :