Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Pancasila-Bukan-Agama-tapi-Mengamalkan-Pancasila-Berarti-Mengamalkan-Ajaran-Agama

Pancasila Bukan Agama, tapi Mengamalkan Pancasila Berarti Mengamalkan Ajaran Agama

Page Visited: 860
Read Time:1 Minute, 55 Second

Pancasila Bukan Agama, tapi Mengamalkan Pancasila Berarti Mengamalkan Ajaran Agama

Banyak Pihak Mempertentangkan Pancasila dengan Agama. Selama perjalanan bangsa Indonesia sejak Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, banyak pihak yang berupaya mempertentangkan antara Pancasila dengan ajaran agama. Bahkan, upaya itu masih terus terjadi hingga saat sekarang ini.

Upaya mempertentangkan Pancasila dengan agama tidak akan berhasil, hal ini karena Pancasila tidak bertentangan dengan nilai agama. Ia mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan turunan dari ajaran agama.

Baca juga : Tidak Paralel dengan Pancasila, Ideologi Khilafah Jadi Ancaman bagi NKRI

Selain Pancasila tidak bertentangan dengan agama, Pancasila juga sudah menjadi kesepakatan nasional. Karenanya, orang yang mempertentangkan Pancasila dan agama adalah orang yang salah paham.

Akhir-akhir ini adanya pihak-pihak yang mempertentangkan Pancasila dengan agama juga merupakan akibat pergaulan internasional. Masyarakat Indonesia mulai berintaraksi dengan paham-paham asing maka muncul pemahaman dan sikap keagamaan yang ekstrim sehingga menentang Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini bisa mengancam kerukunan dan menyebabkan disintegrasi bangsa.

Baca Juga :  Pancasila Menjadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan

“Karena itu, kita harus mampu menangkal berkembangnya paham-paham yang mengancam Pancasila dan persatuan nasional,” demikian kata Wapres KH Ma’ruf Amin terkait paham-paham asing yang radikal menggerogoti nilai-nilai Pancasila. (https://republika.co.id/berita/qgfkrb396/banyak-pihak-mempertentangkan-pancasila-dengan-agama)

Baca juga : Dengan Kebersamaan Kita Jaga Pancasila dari Musuh NKRI

Sementara itu Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj juga pernah menegaskan bahwa mengamalkan Pancasila adalah menegakkan Syariat Islam. Ini artinya mengamalkan Pancasila adalah juga mengamalkan ajaran agama Islam.

“Bagi para ulama NU baik itu Wahid Hasyim dan yang lain seperti Hasyim Asy’ari memandang bahwa Pancasila adalah ahlusunnah wal jama’ah. Maka NU menegaskan bahwa pengamalan Pancasila adalah wujud menegakkan syariat Islam,” tutur Said di Masjid Istiqlal, Jl Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2015). (https://news.detik.com/berita/d-2941988/ketum-pbnu-mengamalkan-pancasila-adalah-menegakkan-syariat-islam)

Selain itu Kiyai said menambahkan bahwa Islam Nusantara (Islam di Nusantara) kemudian disimpulkan menjadi Pancasila. Sehingga nilai-nilai Pancasila terdapat dalam ajaran Islam.

“Bagi NU, Pancasila adalah pengejawantahan Islam nusantara. Keberadaan Pancasila menjadi samar-samar setelah masuknya budaya kolonialisme.” Kata Kiyai Said.

Baca Juga :  KH Said Aqil Siroj : Habib Tidak Boleh Dikriminalisasi

Kyai Said kemudian menyebutkan negara-negara Islam yang kini berkonflik perang saudara seperti di Iraq, Suriah hingga Yaman. Padahal apabila negara-negara itu juga menjalankan ajaran agama Islam seperti di Indonesia, maka konflik dapat dihindari. (Dari berbagai sumber)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda