Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Pancasila Menjadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan

Pancasila Menjadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan

Page Visited: 852
Read Time:1 Minute, 10 Second

Tanamkan pemahaman kepada anak-anak Indonesia bahwa Pancasila membuat perbedaan menjadi sebuah kekuatan

Pancasila mampu mempersatukan perbedaan di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama. Ini juga dapat membentengi masyarakat Indonesia dari perpecahan sekaligus menangkal masuknya ideologi radikal.

Tanpa Pancasila kita akan kehilangan dan bisa jadi akan mengalami suatu keretakan dalam menyambut masa depan sebagai bangsa Indonesia. Masyarakat harus yakin pada diri sendiri bahwa hanya Pancasila saja bukan ideologi yang lainnya yang bisa mempertemukan perbedaan, menjadi persamaan untuk merekatkan bangsa.

Untuk menyikapi propaganda yang didengungkan kelompok radikal bahwa ideologi Pancasila bertentangan dengan nilai-nilai agama, harus segera diatasi. Kita punya NU dan Muhammadiyah yang bisa memberikan pencerahan bahwa Pancasila adalah jalan tengah terbaiks. Karena di dalam Pancasila itu tidak sekedar mengaplikasikan doktrin agama yang sesuai dengan Islam, tapi juga sesuai dengan seluruh agama yang ada di Indonesia.

Juga perlu mengembalikan dan memperkuat lagi di sekolah sekolah terhadap mata pelajaran yang berhubungan dengan Pancasila. Hal ini dikarenakan anak-anak sejak SD hingga perguruan tinggi cenderung tidak lagi mengenal Pancasila sebagai way of life dalam berbangsa dan bernegara. Apabila generasi muda tidak mengerti dan bahkan membenci Pancasila, maka bangsa ini bisa mengalami masalah serius ke depan, yaitu keretakan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Bersatu di Bawah Atap Indonesia Bersama Pancasila

Harus ditanamkan pemahaman bahwa Pancasila membuat perbedaan menjadi sebuah kekuatan. Pancasila menciptakan keindahan dari keberagaman. Pancasila adalah kekayaan bagi Bangsa Indonesia. Ideologinya tak akan pernah usang, dan tak lapuk digerus perputaran zaman.

Pancasila Menjadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan
Bagikan ini :