Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

PBB Jual Nyawa Anak-anak Yaman untuk Uang Saudi

PBB Jual Nyawa Anak-anak Yaman untuk Uang Saudi

Page Visited: 81
Read Time:2 Minute, 11 Second

Yaman – Sekan-akan dalam kamus PBB, darah dan nyawa anak-anak Yaman tidak ada harganya. Nyawa mereka tak punya arti dibandingkan dengan uang yang diterima organisasi itu dari rezim Saudi Arabia.

Walaupun PBB terang-terangan mengakui bahwa koalisi Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan serta penyebab luka dan cacat terhadap 222 anak anak di Yaman pada 2019, namun Badan Dunia itu tidak mau memasukkan rezim Saudi dalam daftar hitam (sebagai tanda rasa malu) bagi pelanggar hak-hak anak di dunia untuk tahun ini.

Hal ini kemudian menyebabkan gelombang kritik yang meluas di dalam dan di luar Yaman. Kritik mereka menuduh organisasi internasioanal itu melanggar perjanjian dan Undang-undangnya sendiri untuk menyerah pada ancaman Saudi yang tak akan lagi mendanai PBB.

Jo Becker, direktur advokasi hak-hak anak-anak Human Rights Watch, menuding Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, “Menambahkan tingkat rasa malu baru ke dalam ‘daftar memalukan PBB’. Dengan menghapus koalisi Saudi dari daftar hitam global pihak-pihak yang tindakannya telah merugikan anak-anak dalam konflik dan mengabaikan bukti PBB sendiri atas pelanggaran berat terhadap anak-anak.”

Baca Juga :  Militan ISIS Ditahan Polisi Turki karena Rencanakan Serangan Teror di Istanbul

Baca juga: PBB Selamatkan Arab Saudi dari Daftar Hitam Pembunuh Anak-anak Yaman

Adrianne Lapar, direktur Watchlist on Children and Armed Conflict, sebuah kelompok advokasi internasional, mengatakan bahwa dengan menghapus koalisi Saudi, yang juga termasuk di dalamnya Uni Emirat Arab, dari daftar hitam, maka Sekretaris Jenderal PBB telah mengirimkan pesan bahwa aktor-aktor kuat bisa lolos begitu saja meski membunuh anak-anak.

Ia menyerukan penilaian independen dan transparan dari proses dikeluarkannya koalisi Saudi dari daftar itu. “Untuk memberi kepastian bahwa semua pelanggar HAM ditindak dengan standar yang sama oleh PBB, tidak pandang bulu siapa mereka atau kawan-kawan mereka.”

Arab Saudi Harus Bertanggung Jawab atas Pembunuhan 3.742 Anak-anak Yaman

Tidak ada manifestasi perkembangan nyata yang telah dicapai Arab Saudi dalam melindungi anak-anak di Yaman selama setahun terakhir, hingga negara itu memperoleh hak untuk dihapus dari daftar hitam.

Yang memalukan lagi, Resolusi PBB yang menghapus Arab Saudi dari daftar hitam pembunuh anak yaman dikeluarkan bersamaan agresi Saudi meluncurkan serangan udara terhadap sebuah kendaraan yang membawa warga sipil di Yaman utara pada hari Senin lalu, menewaskan 13 orang, termasuk empat anak-anak.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi Antirasisme Terus Memanas di AS

Baca juga: Dianggap Ancaman, Pengikut Fethullah Gulen Terus Diburu Rezim Erdogan

Walaupun Arab Saudi sudah sukses menghapus namanya dan negara-negara sekutunynya dari daftar hitam PBB menggunakan ancaman dan mengerahkan lobi Amerika dan non-Amerikanya agar memberi tekanan pada Sekretaris Jenderal dan beberapa pembantunya, namun semua ini tidak bisa menghapusnya dari tanggung jawab atas pembunuhan terhadap total 3.742 anak-anak Yaman dan melukai 3.592 lainnya sejak awal perangnya di Yaman pada Maret 2015. (qa/ummatina)

Bagikan ini :