Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

PBB Tangapi Eksistensi "KAMI", Presiden Tidak Melanggar Apa Pun

PBB Tangapi Eksistensi “KAMI”, Presiden Tidak Melanggar Apa Pun

Page Visited: 669
Read Time:1 Minute, 21 Second

Menanggapi Soal Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), PBB Tegaskan Presiden Tidak Melakukan Pelanggaran Apa Pun

JAKARTA – Din Syamsuddin dkk. membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Hal ini ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono. Menurut penilaian Sukmo, bahwa dirinya tidak paham dengan statement yang menyatakan untuk menyelamatkan bangsa. Ia pun menanyakan istilah “menyelamatkan Indonesia”, menyelamatkan dari apa?

“Bahwa situasi dunia sedang dilanda Covid-19, berpotensi membawa ke dalam krisis ekonomi, negara lain juga sama. Pemerintah dalam hal ini Presiden tidak melakukan pelanggaran apa pun. Bahkan, dalam kondisi yang sangat maksimal bekerja melayani rakyatnya dalam situasi pendemi Covid-19 saat ini,” kutur Sukmo saat dihubungi wartawan SINDOnews, Senin (3/8/2020).

Baca juga : Presiden Jokowi Tegaskan PKI Dilarang dan Tolak Bahas RUU HIP

Lebih lanjut Sukmo menyatakan, rakyat sangat memahami bahwa dalam situasi saat ini yang diperlukan adalah sikap saling gotong royong dan bahu-membahu seperti yang ditunjukkan dalam semangat Idhul Adha. Bukan malah mengotori pikiran rakyat seolah Indonesia dalam situasi yang perlu diselamatkan.

Baca Juga :  Kini Din Syamsuddin Presidium KAMI, Dulu Bangga dan Siap Jadi Cawapres Jokowi

“Silakan kritisi dengan masukan konstruktif, dipakai atau tidak dipakai seluruh masukan tidak seharusnya disikapi menjadi gerakan yang berpotensi memecah belah pendapat masyarakat. Mudah-mudahan semua dilandasi oleh niat dan motif yang positif. Saya masih percaya senior-senior itu adalah negarawan yang baik,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan sejumlah tokoh membentuk Koalisi Aksi menyelematkan Indonesia (KAMI).

Baca juga : JOKOWI AKAN TERCATAT DALAM SEJARAH ORANG BIASA BISA JADI PRESIDEN INDONESIA

Koalisi atau gerakan ini juga mendapat dukungan dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, putri Bung Karno Rahmawati Soekarnoputri, dan ekonom senior Rizal Ramli. (qa/ummatina)

Bagikan ini :