Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

PCINU China, Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang Belum Jelas Kebenarannya

PCINU China: Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang Belum Jelas Kebenarannya

Page Visited: 465
Read Time:1 Minute, 22 Second

PCINU China Minta Umat Islam Jangan Terprovokasi Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang

JAKARTA – Isu penghancuran ribuan masjid di Xinjiang China, yang maan isu ini bersumber dari sebuah lembaga think tank di Australia, belakangan berkembang menjadi ramai dibicarakan di media sosial. Rois Syuriyah PCNU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) China, Imron Rosyadi Hamid meminta agar Umat Islam Indonesia tidak terprovokasi pemberitaan yang belum jelas kebenarannya.

Menurut Imron, berita yang menyebut terjadinya penghancuran ribuan masjid di Xinjiang oleh Pemerintah China itu seperti mengulang berita-berita yang sama yang sebelumnya pernah beredar beberapa tahun lalu dari sumber-sumber media Barat dan sudah dibantah oleh otoritas China.

“PCINU Tiongkok perlu menyampaikan informasi berdasarkan kenyataan yang kami saksikan berkait kehidupan beragama di China. Aktivitas umat Islam di Tiongkok berlangsung normal termasuk keberadaan masjid-masjid di berbagai kota yang terpelihara dengan baik dan warga muslim, termasuk dari Indonesia bebas beribadah di dalamnya,” ujar Imron Rosyadi Hamid dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Jadi Ajang Persaingan Sengit Antar Negara Adidaya

Pemerintah China Fasilitasi 5 Agama

Imron menjelaskan, konstitusi China memberikan kebebasan beragama bagi rakyatnya untuk memeluk agama atau tidak (pasal 36). Ada 5 agama resmi di China yang difasilitasi oleh Pemerintah China yaitu Agama Islam, Protestan, Katolik, Budha dan Tao.

“Selain membangun banyak masjid di berbagai kota, Pemerintah Tiongkok juga memberikan berbagai fasilitas pelayanan ibadah haji bagi warga muslim yang akan ke Tanah Suci,” kata Imron.

Karena itu, dirinya mengajak umat Islam Indonesia untuk fokus membantu Pemerintah RI dalam menangani wabah Covid-19, dan tetap jernih dalam menanggapi berita yang menyebut ada penghancuran ribuan masjid di China. Isu penghacuran masjid China ini mencuat di tengah berkembangnya wacana perang dagang antara negara Barat dan China. (qa/ummatina)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda